REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Tokoh senior Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nurdin Halid mengimbau Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhiddin M Said, agar tidak terburu-buru menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Menurutnya, konsolidasi internal lebih penting dilakukan sebelum penentuan jadwal Musda.
Harapan tersebut disampaikan Nurdin Halid saat ditemui di Makassar, Sabtu (10/1/2026). Mantan ketua DPD I Golkar Sulsel itu menilai seluruh struktur kepengurusan perlu lebih dahulu disolidkan agar pelaksanaan Musda tidak menimbulkan persoalan baru di internal partai.
“Sebagai senior partai, kader partai, dan anggota legislatif dari Partai Golkar di Sulawesi Selatan, saya mengimbau agar disolidkan dulu seluruh struktur. Untuk apa musyawarah dilakukan jika hanya akan menimbulkan kesulitan bagi partai,” ujarnya.
Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Munafri Siapkan Solusi Permanen dan Konkret
Ia menegaskan bahwa DPP Partai Golkar perlu memperhatikan kondisi objektif organisasi saat ini.
Menurutnya, Musda hanyalah alat untuk mencapai tujuan, sehingga figur yang muncul sebaiknya tidak hanya mewakili kepentingan pribadi, tetapi mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar.
“Yang terpenting bukan buru-buru musyawarah, tetapi menyolidkan dulu seluruh kader, baru kemudian musyawarah,” tegas Nurdin Halid.
Baca Juga : Dari Kepedulian Jadi Aksi, Sandiana Soemarko Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera-Aceh
Terkait kepengurusan DPD Golkar Sulsel saat ini, Nurdin menilai perpanjangan masa bakti pengurus merupakan kewenangan DPP sesuai AD/ART partai. Oleh karena itu, ia mengimbau DPP agar tidak terburu-buru menggelar Musda di Sulsel sebelum konsolidasi internal dirampungkan.
Pada kesempatan itu, Nurdin Halid juga menyinggung wacana pemilihan tidak langsung. Ia menyebut Golkar sejak awal memiliki pandangan tersebut sebagai upaya menata kembali pelaksanaan demokrasi.
Sebelumnya, Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhiddin M Said, menyatakan akan membentuk pengurus harian sementara. Langkah tersebut diawali konsolidasi internal guna mempersiapkan pelaksanaan Musda.
Baca Juga : Warga Gowa Diminta Waspadai Curah Hujan Tinggi
“Kita mau konsolidasi dulu, melengkapi pengurus sementara. Setelah itu kita cari waktu. Saya yakin Golkar akan bersatu di Sulsel,” demikian Muhiddin. (*)
