“Sekarang dibutuhkan kolaborasi antara semua stakeholder yang ada untuk melakukan percepatan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan. Dengan percepatan itulah kita bisa merubah dari pandemi menjadi endemi,” jelasnya.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat khususnya bagi pelajar untuk segera melakukan vaksinasi agar harapan untuk melakukan sekolah tatap muka bisa segera dilaksanakan.
“Para pelajar ayo untuk vaksin kalo kita mau pembelajaran tatap muka yang sudah rindukan sekian tahun. Kita berharap semuanya memiliki komitmen untuk saling menjaga sesama teman kelas, teman sekolah, orang tua, orang di rumah, mari vaksin. Jika semua sudah divaksin barulah kita melakukan pembelajaran tatap muka,” tegas Adnan.
Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea
Sementara Kepala Puskesmas Kecamatan Bajeng dr Wahyudi mengatakan, pihaknya menyediakan 800 dosis vaksin di SMKN 1 Gowa namun yang melakukan vaksinasi sebanyak 620 orang sementara di Buper Cadika sebanyak 247 orang.
“Kita menurunkan tim medis sebanyak 20 orang untuk vaksinasi massal ini. Target kita 800 dosis dengan sasaran masyarakat umum dan pelajar yang dilaksanakan oleh Kwarcab Gowa,” jelasnya. (Rhy)
