0%
logo header
Selasa, 09 Mei 2023 17:02

Gandeng PT Limbung Limbah Perkasa, Pemkab Gowa Gagas Pengelolaan Sampah by Sistem

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menerima kunjungan Direktur Utama PT Limbung Limbah Perkasa Muhammad Saleh di ruang kerjanya, di Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menerima kunjungan Direktur Utama PT Limbung Limbah Perkasa Muhammad Saleh di ruang kerjanya, di Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Dalam rangka menangani permasalahan sampah yang baik dan maksimal. Pemerintah Kabupaten Gowa akan mengagas pengelolaan sampah dengan sistem tertentu.

Hal ini berdasarkan kesepakatan hasil kerjasama antar Pemerintah Kabupaten Gowa bersama PT Limbung Limbah Perkasa dalam Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, hampir semua daerah mengalami permasalahan terkait sampah. Sehingga hal ini harus diantisipasi sesegera mungkin agar kedepan Kabupaten Gowa bisa terbebas dari permasalahan sampah. Bahkan mampu meraih Piala Adipura.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

“Bukan hanya Kabupaten Gowa yang mengalami persoalan sampah, tapi seluruh wilayah yang ada di Indonesia mengalaminya. Makanya jika ini tidak diantisipasi dengan baik dari sekarang maka akan seperti bom waktu yang akan berdampak beberapa tahun ke depan,” katanya dalam keterangannya, kemarin.

Adnan menyebutkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistis (BPS) pada pertumbuhan penduduk di Kabupaten Gowa mengalami peningkatan setiap tahunnya hingga empat persen. Sehingga, salah satu dampaknya yaitu pada permasalahan sampah yang juga mengalami peningkatan.

“Penduduk Gowa tumbuh empat persen setiap tahunnya, dengan pertumbuhan ini kita akan semakin sulit untuk melakukan pengelolaan sampah. Namun jika kita berkolaborasi dengan seluruh pihak apalagi orang yang betul-betul berkompeten menangani persoalan sampah, maka kita secara perlahan bisa menanganinya,” terangnya.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

Ia berharap, melalui kerjasama tersebut akan membantu dalam mengatasi masalah sampah di Kabupaten Gowa melalui sistem yang dihadirkan. Sistem tersebut yakni akan mampu mereduksi hingga 70 persen sampah, sehingga tersisa 30 persen sampah yang akan terbuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Target kita tahun ini semuanya telah selesai sehingga tahun depan hasil dari MoU ini akan bekerja dan beroperasi. Ini kita harapkan bisa membawa Kabupaten Gowa meraih Piala Adipura,” harap Adnan.

Sementara, Direktur Utama PT Limbung Limbah Perkasa Muhammad Saleh mengatakan, dalam pengelolaan sampah yang akan dilakukan, pihaknya akan menyiapkan mesin dan sistem untuk pengolahan limbah sampah yang ada di TPA Bajeng. Kemudian tim akan melakukan pengelolaan sampah yang masih memiliki nilai guna, dan sampah yang perlu dibuang.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

“Jika total sampah 100 persen atau 165 ton yang diolah (sesuai sampah yang ada di TPA) maka 70 persennya akan tereduksi dan sisanya akan kembali ke TPA atau yang terbuang,” katanya.

Selanjutnya, untuk tahapan mekanismenya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa, sebab pihak DLH Gowa yang akan mengambil sampah di masyarakat lalu membawa ke TPA.

“Nanti di TPA tim kami yang akan mengelola sampah mana yang berguna atau yang untuk dibuang ke TPA,” katanya.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

Muhammad mengaku, semua daerah memiliki kendala terkait penanganan sampah, belum lagi regulasi atau aturan yang dibuat masih kurang. Sehingga pihaknya hadir sebagai salah satu solusi dalam hal pengelolaan sampah.

“Kita menjemput itu di hilir (TPA Bajeng) karena masyarakat sudah diedukasi namun kondisi armada dan tim yang kurang. Makanya kita yang kelola nanti di TPA menggunakan mesin pemilah yang diharapkan cara ini bisa membantu Kabupaten Gowa lebih baik terutama bisa meraih Adipura,” sebutnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646