REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Garda Ummat Kabupaten Selayar menggelar acara dialog yang dikemas dalam bentuk ‘Ngopi Milenial (Ngomong Politik Islam)‘. Acara tersebut digelar di Kopita, Jalan Kartini, Benteng, Jumat (22/4/2022) lalu.
Dialog yang mengusung tema ‘Pemuda dan Paradigma Politik Islam‘ itu menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan tokoh nasional. Sebut saja Wakil Ketua Umum DPP Partai Ummat dan Direktur An Nahl, KH Achmad Buchori Muslim, serta Ketua DPD Partai Ummat Kepulauan Selayar, Supriadi Laling.
Dalam pemaparannya, KH Achmad Buchori Muslim menyebutkan bahwa peran pemuda sudah diabadikan oleh Allah dalam Al-Qur’an. Menggambarkan bahwa pemuda yang berkarakter adalah yang punya kekuatan dan energi dengan berlandaskan ilmu serta iman.
Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Munafri Siapkan Solusi Permanen dan Konkret
“Terkadang jika kita berbicara tentang iman itu ruangannya terbatas, cukup di masjid, di majelis taklim, di pengajian dan sebagainya. Padahal iman itu adalah hal yang paling esensial. Suatu hal yang membuat kita berbeda dari makhluk Allah yang lainnya, suatu hal yang memberikan kita nilai sebagai sosok penting dan berarti. Sukses itu menurut Al-Qur’an bukan hanya sukses meraih dunia saja, tetapi juga sukses meraih akhirat,” jelasnya.
Ia pun mengajak pemuda untuk meraih kesuksesan dengan berlandasan iman kepada Allah SWT. Menjadikan kesuksesan dunia sebagai alat untuk menuju kesuksesan yang sesungguhnya di akhirat.
“Manusia itu sudah dibekali dengan potensinya masing-masing, tinggal bagaimana cara kita mengembangkan potensi itu. Tergantung bagaimana kita mengemasnya, bagaimana kita berada dalam lingkungan dan suasana,” ungkapnya.
Baca Juga : Dari Kepedulian Jadi Aksi, Sandiana Soemarko Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera-Aceh
Lebih lanjut, Achmat Buchari Muslim menerangkan bahwa ada tiga hal yang dapat mempengaruhi dalam meningkatkan potensi yang dimiliki manusia.
“Ketiga hal itu adalah ilmu, teman dekat atau sahabat dekat, serta niat. Khusus niat, jika kita melakukan sesuatu harus dibarengi dengan niat karena Allah. Jika berhasil tidak merasa sombong, gagal tidak akan merasa kecewa,” bebernya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Ummat Kepulauan Selayar, Supriadi Laling menyampaikan bahwa kehadiran pemuda sangat dibutuhkan dalam melakukan sebuah perubahan. Sebab katanya, pemuda adalah aset terpenting dalam sebuah negara, bangsa dan agama.
Baca Juga : Fokus Solidkan Kader, NH Sarankan Plt Ketua Golkar Sulsel Tak Buru-buru Gelar Musda
“Saya berharap kedepannya Selayar harus dipimpin oleh orang-orang yang masih mau belajar hari ini, bekerja secara ikhlas, secara cerdas dan secara tuntas. Sebagai anak muda kita tidak boleh apatis dengan politik. Jangan menjadi pemain cadangan, pemuda harus mengambil peran-peran strategis,” singkatnya. (*)
