0%
logo header
Rabu, 11 Juni 2025 10:41

Gowa Jadi Kabupaten Termaju di Sulsel, Masuk Urutan Pertama

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kabupaten Gowa menjadi urutan pertama sebagai kabupaten termaju di Sulawesi Selatan berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2024.

Capaian yang dirilis Kementerian Dalam Negeri dengan skor 3,65 berhasil menempatkan Gowa dalam urutan pertama dari empat kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Bahkan melampaui rata-rata skor provinsi yang berada di angka 3,61.

Hal ini pun menegaskan posisi Kabupaten Gowa sebagai salah satu daerah dengan daya saing tertinggi di tingkat provinsi. Apalagi, dalam IDSD tersebut, Gowa menonjol pada indikator sumber daya manusia (SDM) dengan skor 3,64 dan ekosistem inovasi dengan skor 3,80.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

Angka ini pun menunjukkan adanya penguatan signifikan dalam kualitas pendidikan, kesehatan, serta ekosistem riset dan teknologi di wilayah tersebut.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan apresiasi atas capaian ini sebagai hasil dari sinergi dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan di daerah. Ia menilai bahwa skor IDSD yang tinggi menjadi bukti bahwa arah pembangunan Gowa telah berada di jalur yang tepat.

“Ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah yang berbasis inovasi, riset, dan kolaborasi sesuai dengan arah kebijakan yang ditetapkan telah berjalan dengan baik,” katanya, dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

Ke depannya, pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan daya saing melalui peningkatan kualitas SDM, layanan publik, dan ekosistem inovasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Husniah menegaskan, capaian ini bukan hanya menjadi pencapaian administratif semata, melainkan cermin perubahan kualitatif yang mulai dirasakan masyarakat. Menurutnya, transformasi layanan publik yang semakin adaptif, pertumbuhan komunitas wirausaha muda, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan adalah contoh nyata dari daya saing yang terus tumbuh.

“Indeks ini tentu bukan hanya angka saja, tapi cerminan dari kondisi nyata di lapangan. Kita bisa melihat bagaimana ruang-ruang kreatif tumbuh, pelayanan dasar semakin terintegrasi, dan bagaimana warga Gowa mulai percaya bahwa masa depan Gowa bisa kita bentuk bersama ke arah yang lebih baik,” lanjutnya.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Ia menyampaikan komitmennya untuk menjadikan capaian IDSD sebagai pijakan dalam menyusun strategi pembangunan ke depan. Dimana, dengan menjadikan riset sebagai landasan kebijakan, sehingga daerah yang dipimpinnya akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan global maupun lokal, termasuk dalam mengantisipasi dinamika ekonomi, iklim, dan teknologi.

“Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, daya saing itu bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, juga tentang kemampuan kita menjaga keberlanjutan lingkungan, memperkuat solidaritas sosial, dan menjamin bahwa tidak ada satu pun warga yang tertinggal,” terangnya.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Sujjadan menjelaskan, capaian ini tidak terlepas dari proses perencanaan pembangunan yang berbasis data dan evidence-based policy.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

“Kami memastikan bahwa setiap langkah perencanaan disusun berdasarkan indikator yang jelas dan dapat diukur,” katanya.

Menurutnya, integrasi antar sektor pembangunan menjadi kunci utama untuk menjaga kesinambungan dan efisiensi program.

“Dengan pendekatan ini, kita bisa lebih presisi dalam menentukan prioritas dan memastikan bahwa intervensi pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” terang Sujjadan.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

Pemerintah Kabupaten Gowa berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui penguatan tata kelola, inovasi birokrasi, dan kolaborasi lintas sektor, Gowa berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakatnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646