REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani yang juga merupakan ketua Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Luwu Utara Menghadiri Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Hotel Le Méridien, Jakarta. Selasa (6/12/2022)
Rakornas tersebut, dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud MD, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johny G Plate, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan dihadiri oleh Gubernur, Bupati/Walikota Se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Menko Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan P2DD di daerah masing-masing.
Baca Juga : Bupati Lutra Usul Intervensi Irigasi Teknis Untuk Ketahanan Pangan
“Kita harap dengan dilaksanakannya P2DD ini mampu menekan inflasi dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Karena digitalisasi merupakan target Indonesia setelah G20 ini. Karena Indonesia akan menjadi Ketua Asean Tahun 2023, yang mana akan menjadi contoh bagi negara lain,” ujar mantan Menteri Perindustrian tersebut.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani usai menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, siap untuk menjalankan arahan pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Luwu utara saat ini telah menetapkan sistem non tunai pada beberapa metode pembayaran.
Bupati perempuan pertama di Sulsel ini pun menyampaikan akan terus mendukung akselerasi digitalisasi transaksi pemda dalam mendukung pemulihan ekonomi dan pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel.
Baca Juga : HUT Ke-25 DWP Peringati Hari Ibu, Indah Putri Indriani : Momentum Menghargai Kehadiran Perempuan
“Pemerintah kabupaten Luwu Utara akan terus berupaya mendukung dan berkoordinasi terkait implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) yang memiliki peran strategis dalam percepatan digitalisasi daerah,”Pungkasnya.
Indah membeberkan Bukti dukungan kita yaitu mulai menerapkan kebijakan digitalisasi di bidang ekonomi dan keuangan tersebut dengan menggandeng perbankan sebagai mitra untuk melaksanakan pembayaran transaksi secara digital lewat QRIS untuk mengoptimalkan penerimaan daerah.
“Untuk saat ini pemanfaatan pembayaran transaksi secara digital lewat QRIS untuk di Luwu Utara sudah tersedia di tempat makan, Ritel modern, Badan Amil Zakat dab di beberapa tempat lainya,”Tutupnya. (*)
