0%
logo header
Senin, 12 November 2018 08:53

IMA Sulteng – Makassar Hadirkan Mantan Walikota Palu Dalam Diskusi Merekonstruksi PASIGALA

Focus Group Discussion Ikatan Mahasiswa Sulawesi Tengah - Makassar dengan menghadirkan Walikota Palu Periode 2005-2010, H. Rusdi Mastura, Minggu (11/11/2018) malam.
Focus Group Discussion Ikatan Mahasiswa Sulawesi Tengah - Makassar dengan menghadirkan Walikota Palu Periode 2005-2010, H. Rusdi Mastura, Minggu (11/11/2018) malam.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ikatan Mahasiswa Sulawesi Tengah (IMA Sulteng) Makassar menggelar Focus Group Discussion dengan menghadirkan Walikota Palu Periode 2005-2010, H. Rusdi Mastura, Minggu (11/11/2018) malam.

Saat membawakan materi, mantan Walikota Palu sedikit menyinggung kinerja pemerintah Kota Palu yang menjabat sekarang.

“itu kesalahan kita tidak ada memory sebelumnya, 2 bulan kedepannya pengangguran di palu bertambah 10 ribu mau di apakan ini masyarakat,” ungkap H.Rusdi Mastura.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

Rusdi Mastura menambahkan, ia menyarankan agar dana desa sebesar 1 Milyar supaya dialokasikan untuk pembangunan kota palu.

“Dana desa sebesar 1 milyar itu bisa dipadat karyakan untuk fokus pada pendistribusian untuk dipergunakan dalam pembangunan Kota Palu kembali,” sarannya.

Gery Ari Wibowo selaku ketua Panitia Focus Group Discussion mengungkapkan, acara tersebut bertujuan sebagai pemantik semangat teman-teman untuk berproses kembali di IMA Sulteng-Makassar.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan

“Harapan saya kedepan diselenggarakannya acara Focus Group Discussion ini sebagai batu loncatan untuk kongres IMA ke-2 yang merupakan pemantik bagi semangat teman-teman untuk berproses kembali di IMA-Sulteng,” harapnya.

Puluhan peserta hadir untuk ikut berpartisipasi dalam Focus Group Discussion ini, tergabung dari 12 organisasi yang terhimpun dari IMA SULTENG-Maksssar.

(Syaiful)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646