REPUBLIKNEWS.CO.ID,MAKASSAR — Kualitas Manusia Kabupaten Jeneponto masih dinilai rendah dan sangat memprihatinkan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukkan Kabupaten Jeneponto berada diurutan paling bawah dari 24 Kabupaten di Sulsel.
Dari data Badan Pusat Stastik (BPS) Sulawesi Selatan IPM Kabupaten Jenponto mencapai 64.00% di tahun 2019.
Selain Kabupaten Jeneponto, ada juga Kabupaten lain seperti Gowa, Luwu Utara, Wajo, Pangkep Soppeng Sinjai, Selayar
Baca Juga : Sebut Kapolres Makan Suap, Seorang Pria di Jeneponto Ditangkap Polisi
Kepala Badan Pusat Stastik mengatakan Pendidikan adalah salah satu penyebab rendahnya IPM di sejumlah kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan.
“Rata-rata lama sekolah yang di tamatkan, penduduk usia 25 tahun ke atas juga rendah pendidikannya,” ungkapnya sesuai Forum Konsultasi Publik Perubahan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 di Hotel Claro pada Jum’at (11/9/2020).
Dari hasil itu, IPM Provinsi Provinsi Sulawesi selatan berada diurutan ke 14 dari 34 Provinsi dengan capaian 71,66% di tahun 2019.
Baca Juga : Sebut Kapolres Makan Suap, Seorang Pria di Jeneponto Ditangkap Polisi
Sementara Kepala Bappeltbangda Junaedi juga mengaku bahwa Sumberdaya manusia di tubuh pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan masih masalah sentral yang harus di hadapi oleh Pemprov. Olehnya ia berharap seluruh Kabupaten/Kota bersinergi dalam mengahadapi apa yang di hadapi saat ini.”Disini masalah kita SDM yang belum optimal, sehingga ini menjadi masalah”singkatnya.
Dari hasil itu, sudah seharusnya pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota kembali memperkuat di sektor pendidikan sesuai Visi Pemerintah Provinsi yang ingin memiliki sumberdaya manusia SDM dengan kualitas tinggi sehingga terwujud Sulsel yang sehat dan cerdas.(Thamzil).
