0%
logo header
Rabu, 11 Maret 2026 20:58

Indosat SheHacks di Vietnam, Bawa Suara Startup Perempuan Indonesia ke Asia

Chaerani
Editor : Chaerani
Lewat program SheHacks, Indosat membawa suara perempuan hingga ke kancah Asia Tenggara. (Dok. Indosat)
Lewat program SheHacks, Indosat membawa suara perempuan hingga ke kancah Asia Tenggara. (Dok. Indosat)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, VIETNAM — Program pemberdayaan perempuan berbasis teknologi dari Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) yaitu SheHacks kini mengambil perannya dalam memperluas pemberdayaan perempuan hingga ke kancah internasional.

Melalui inisiatif Global Market Benchmarking Trip ke Vietnam, program ini menjadi inisiatif strategis untuk membuka akses pasar baru, memperkuat jejaring inovasi Asia Tenggara, serta menunjukkan kapasitas startup perempuan Indonesia dalam bidang kecerdasan artifisial (AI) untuk bersaing dan berkolaborasi di ekosistem global.

Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti mengungkapkan, SheHacks membawa Top 5 MVP Accelerator 2025 yang mewakili sektor digital prioritas di Indonesia. Pertama, DoctorTool atau penyedia ekosistem digital berbasis Al untuk fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan dan pasien.

Baca Juga : Upacara HUT RI Ke-81 PLN Se-Regional Kota Makassar Berlangsung Khidmat

Kedua, Hear Me atau solusi komunikasi inklusif berbasis teknologi untuk Teman Tuli. Ketiga, Serenic.ai atau AI klinis untuk otomatisasi administratif RS, seperti optimalisasi klaim RS dan pencatatan rekam medis berbasis percakapan dokter-pasien. Keempat, Katalis AI atau solusi digital marketing dengan kombinasi AI dan data analytics, dan kelima yakni Lunar Interactive atau Penerapan sistem gamifikasi untuk pembelajaran keterampilan berbicara bahasa asing.

Para founder menjalani rangkaian kegiatan terstruktur yang dirancang untuk membuka peluang investasi, kolaborasi pasar, dan pertukaran wawasan bisnis serta potensi mentoring dari praktisi di Vietnam guna memperkuat kapasitas setiap startup dalam mengembangkan produk dan membangun model bisnis yang lebih berkelanjutan.

“Program ini dirancang untuk menghadirkan peluang nyata bagi perempuan Indonesia di ekonomi digital global, sekaligus mencerminkan komitmen Indosat dalam memberdayakan Indonesia secara inklusif, di mana perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa,” ungkapnya, dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga : Merdeka Daya, PLN UID Sulselrabar Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon 50 Persen Tambah Daya

Melalui kolaborasi lintas negara tersebut, penguatan jejaring institusi, dan akses ke investor, SheHacks memperluas dampaknya dari Indonesia ke Asia Tenggara.

“Kami ingin para founder perempuan membangun koneksi yang kuat dengan ekosistem digital global, mengakses peluang pendanaan, dan mengubah inovasi mereka menjadi solusi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” terangnya.

Kunjungan ini mencatat capaian signifikan yang semakin menegaskan kemampuan SheHacks dalam membangun jembatan inovasi antara Indonesia dan Vietnam. Rangkaian aktivitas meliputi 51 sesi business matching, mentoring intensif bersama pakar AI, strategi bisnis, legal, ekonomi, dan community building, diskusi kolaborasi dengan institusi inovasi pemerintah, serta featured events bersama investor dan ecosystem enablers.

Baca Juga : Momen HUT ke-81 RI, Pemprov Sulsel Beri Penghargaan untuk PLN UID Sulselrabar atas Kontribusi Terhadap Program Strategis Pemerintah Daerah

Selain itu, SheHacks berhasil membuka koneksi strategis dengan enam investor, enam instansi pemerintah, dan sembilan potential partners di ekosistem Vietnam, sebuah landasan kuat untuk kolaborasi lintas negara yang berkelanjutan.

Serangkaian kolaborasi ini melibatkan lembaga-lembaga penting seperti Department of Science & Technology (DOST), Startup & Innovation Hub (SIHUB), HCMC Innovation Department, Business Startup Support Centre (BSSC), dan Investment & Trade Promotion Center (ITPC). Keterlibatan institusi pemerintah tersebut membuka jalan bagi soft-landing dan akses pasar bagi startup Indonesia di Vietnam.

Mendorong Startup Perempuan Indonesia ke Pasar Global

Reski Damayanti mengatakan bahwa seluruh rangkaian program ini membuktikan bahwa SheHacks bukan hanya inkubator inovasi, tetapi platform pemberdayaan perempuan lintas negara yang mampu membangun koneksi global secara konkret.

Baca Juga : Upacara HUT ke-81 RI, Gubernur Sulsel Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Para founder mendapatkan kesempatan untuk memahami regulasi Vietnam, mengevaluasi potensi ekspansi, dan menyesuaikan model bisnis untuk pasar Asia Tenggara.

Sementara itu, terdapat sesi featured events bersama Do Ventures dan DMZ Ventures menjadi momentum penting bagi mereka untuk mempresentasikan inovasi, berdiskusi dengan investor, dan memperluas eksposur antar negara secara kredibel.

“Kunjungan ini menegaskan bahwa startup perempuan Indonesia memiliki daya saing tinggi dan berpotensi memasuki pasar internasional dengan dukungan ekosistem yang tepat,” kata Reski.

Baca Juga : Upacara HUT ke-81 RI, Gubernur Sulsel Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Indosat menegaskan komitmennya melalui upaya ini sebagai landasan penting untuk memperluas pergerakan SheHacks di kawasan Asia. Inisiatif di Vietnam ini juga akan menjadi model bagi kolaborasi di negara-negara Asia lainnya.

“Ini akan, mendorong terbentuknya ekosistem inovasi perempuan yang lebih inklusif, tangguh, dan kompetitif,” tegasnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646