REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan stadion bertaraf internasional bagi masyarakat dan pecinta sepak bola.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan komitmen tersebut dengan mendorong percepatan pembangunan stadion berstandar FIFA yang direncanakan dibangun di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya, tahun 2025 ini.
Pembangunan stadion ini menjadi salah satu program unggulan dan prioritas di periode awal pemerintahan Munafri-Aliyah. Stadion tersebut akan berdiri di atas lahan seluas lebih belasan hektar, dengan target menjadi pusat aktivitas olahraga dan ikon baru Kota Makassar.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
“Ini bukan sekadar rencana di atas kertas. Kami serius. Anggaran awal untuk tahapan perencanaan sudah disiapkan. Semua instrumen dan persyaratan sedang berjalan,” tegas Munafri saat mendampingi kunjungan investor asal Tiongkok di lokasi rencana pembangunan stadion, Rabu (6/8/2025).
Kunjungan kali ini melibatkan pihak investor dari CAMC Engineering Co Ltd (CAMCE), salah satu perusahaan konstruksi besar asal Tiongkok yang telah berpengalaman membangun infrastruktur kelas dunia, termasuk stadion-stadion besar di Uzbekistan, Belarus, Kamboja, dan negara lainnya.
Rombongan investor yang hadir antara lain Mr Xiao selaku General Project Manager, Mr Zhang Ziqi selaku Commercial Manager, Mr Yin JianXin selaku Chief Engineer, Mr Wang NianCheng selaku Design Manager, Jasmine sebagai sekretaris, serta Fadel Syahnur selaku penerjemah.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
Para investor ini meninjau langsung lokasi lahan milik Pemkot Makassar yang akan digunakan, termasuk area prioritas seluas sekitar 6 hektar. Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam upaya eksplorasi desain dan potensi kerja sama pembangunan stadion.
Selain Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut hadir dalam kunjungan ini, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, perwakilan SKPD terkait seperti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Tata Ruang (Distaru), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pertanahan, serta Camat Biringkanaya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menilai kunjungan ini merupakan indikasi kuat adanya minat dari investor. Apalagi mereka sudah datang melihat langsung ke lapangan.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
“Jadi, biasanya investor datang lihat di lapangan, itu artinya sudah lebih dari 50 persen tertarik. Tapi tentu, kita masih perlu bahas lebih lanjut soal pembiayaan, durasi pekerjaan, model kerja sama, dan lainnya,” ujarnya.
Pihak Pemkot juga terus menyiapkan berbagai aspek administratif dan legal sebagai bagian dari tahapan paralel. Dimana, pihak Pemkot tetap jalan terus. Legalitas dan kesiapan dokumen juga kami pastikan, Pemkot ingin kerja sama ini benar-benar terukur dan profesional.
Dalam waktu dekat, pihak CAMCE direncanakan akan mengirimkan desain awal dan ilustrasi stadion sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini. Pemerintah kota berharap desain tersebut akan menyesuaikan dengan karakter kawasan Untia serta memenuhi standar internasional.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
“Setelah ini kita tunggu saja seperti apa desain mereka. Kita ingin stadion ini bukan hanya megah, tapi juga fungsional, membawa dampak ekonomi, sosial, dan tentu menjadi kebanggaan masyarakat Makassar,” tutup Munafri.
Sementara itu, General Project Manager CAMCE, Mr Xiao mengaku setelah kunjungan langsung ke lokasi stadion, tingkat ketertarikan CAMCE terhadap proyek ini sudah mencapai lebih dari 50 persen.
Bahkan sebagai bentuk keseriusan, CAMCE akan segera mengirimkan tim khusus yang akan fokus pada perencanaan dan desain stadion di Makassar.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
“Setelah visit hari ini, kemungkinan ketertarikan kami sudah di atas 50 persen. Kami juga akan mendatangkan tim dari pusat untuk secara khusus menangani desain stadion ini,” tegas Mr Xiao.
CAMCE diketahui telah memiliki pengalaman membangun stadion berskala internasional di sejumlah negara seperti Uzbekistan dan Kamboja, serta proyek infrastruktur besar lainnya di berbagai negara berkembang.
Salah satu tantangan yang akan dihadapi dalam proyek ini adalah karakter kontur tanah di lokasi Untia. Namun Mr Xiao menegaskan, pihaknya akan melakukan brainstorming bersama tim teknis untuk menyesuaikan desain stadion dengan kondisi geografis Makassar.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
“Kontur tanahnya memang berbeda, tapi kami akan berdiskusi dengan tim bagaimana menyesuaikan desain stadion dengan kondisi lahan. Kami sudah siap untuk tahapan awal dan mulai mempersiapkan,” tutupnya. (*)
