0%
logo header
Jumat, 03 Desember 2021 13:38

Investor Taiwan Akan Bangun Smelter di Bantaeng, Andi Sudirman: Pastikan Tidak Ada Isu Lingkungan dan Sosial

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, berbincang dengan Investor Asal Taiwan Wei-Min Donald Chen yang didampingi Direksinya di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, di Makassar, Kamis (02/12/2021).
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, berbincang dengan Investor Asal Taiwan Wei-Min Donald Chen yang didampingi Direksinya di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, di Makassar, Kamis (02/12/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan investor asal Taiwan, Wei-Min Donald Chen yang juga merupakan Direktur PT Asiamax Mining Indonesia yang beroperasi di Morowali, Sulawesi Tengah.

Kunjungan Donald Chen yang didampingi Direksinya, berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, di Makassar, Kamis (02/12/2021).

Donald Chen dalam pertemuan itu menyampaikan keinginannya untuk berinvestasi di Sulawesi Selatan melalui pembangunan smelter di Bantaeng.

Baca Juga : Bupati Gowa Lantik 124 Pejabat, Harap Kedepankan Bekerja Loyal dan Profesional

“Kami ingin di Bantaeng untuk pembangunan smelter. Ada beberapa hektar lahan yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan smelter tersebut,” katanya.

Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan untuk pembangunan smelter ini pihaknya membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat sesuai klasifikasi pekerja yang dibutuhkan.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel menyambut baik keinginan investor untuk berinvestasi di Sulawesi Selatan. Menurutnya, itu menjadi peluang bagi masyarakat sekitar lokasi investasi yang diinginkan untuk bisa bekerja pada perusahaan tersebut.

Baca Juga : Peringati HUT Ke-8 Tahun, NIPAH PARK Gagas Aksi Sosial Lewat Donor Darah

“Harapan kita tentu perusahaan ini nantinya bisa mengutamakan masyarakat lokal untuk bekerja pada perusahaan itu,” tegasnya.

Plt Gubernur juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi antara investor dengan masyarakat lokal yang berada di lokasi investasi, sehingga masyarakat setempat juga bisa merasakan manfaat dengan adanya perusahaan tersebut.

“Juga memastikan tidak ada isu lingkungan dan sosial dengan melakukan perencanaan menurut regulasi yang ada, tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, serta dapat memberi pemanfaatan tenaga dan sumber daya lokal yang tinggi (Local Content),” tegasnya.

Baca Juga : OJK: Hasil Asesmen MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia

Plt Gubernur juga berharap agar ada program sosial responsibility yang kuat dari perusahaan tersebut, sehingga dapat memenuhi ekspektasi investasi oleh masyarakat banyak. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646