REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta kepada para Kepala Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sulawesi Selatan untuk turun memantau kondisi harga pangan di pasaran menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Itu disampaikan Plt Gubernur dalam agenda silaturahmi dengan Forkopimda dan Bupati/Walikota di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, di Makassar, Kamis (02/12/2021) malam.
“Kami minta OPD dan Kepala Daerah untuk operasi pasar terutama di sentra pasar yang strategis untuk terjadinya spekulasi harga. Kami minta aparat hukum membantu kami memantau, turun bersama melihat kondisi (harga pangan) dilapangan. Karena mereka (oknum pedagang) kalau tahu kita akan turun mereka langsung mengerem harga,” ucapnya.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
Menurutnya, upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya inflasi harga pangan menjelang Nataru, terutama di sentra pasar yang strategis.
Perhatian Plt Gubernur juga tidak hanya antisipasi lonjakan harga pangan, Ia juga memberikan arahannya terkait upaya pengamanan yang harus dilakukan menghadapi Nataru. Pasalnya, pengalaman pada tahun ini terjadi aksi terorisme yang telah mengganggu pelaksanaan ibadah umat Kristiani.
“Masalah keamanan kebetulan ditahun ini ada persoalan terjadi, apalagi ada Natal. Ada hal strategis yang harus dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan Sulsel aman,” tegasnya.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Lakukan Groundbreaking Matano Belt Road, Hubungkan Luwu Timur dan Sulteng Lewat Darat
Biasanya, ucap Plt Gubernur, yang juga perlu diantisipasi adalah setelah pelaksanaan Nataru. Sehingga harus ada langkah strategis secara bertahap dari kondisi pelaksanaan kegiatan Natal dan Tahun Baru. (*)
