REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengenang almarhum Andi Sura Suaib sebagai seorang pamong panutan. Bahkan semasa hidupnya menjadi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa almarhum memiliki kredibilitas yang tinggi dalam menjaga nama Pemerintah Kabupaten Gowa.
Hal ini diungkapkan Bupati Gowa saat memimpin langsung upacara pemakaman Almarhum Andi Sura Suaib yang menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu, (18/12) lalu. Pemakaman mantan Kabag Umum Sekretariat Kabupaten Gowa ini berlangsung di Pekuburan Islam Pa’bangiang, Sungguminasa, Senin, (19/12) malam kemarin.
“Tentu kami dan Pemkab Gowa sangat berduka cita sedalam-dalamnya, beliau adalah orang yang baik dan kami dari seluruh jajaran pemerintah daerah sangat kehilangan sosok pamong panutan. Almarhum kami kenal sebagai pejabat yang selalu menjaga kredibilitas dan kehormatan Pemkab Gowa,” ungkapnya.
Baca Juga : Terima Penghargaan KIP, Pemkab Gowa Ciptakan Keterbukaan Pelayanan Informasi Publik
Adnan mengaku, sehari sebelum almarhum Kadis Pedastri Gowa ini menghembuskan nafas terakhirnya, dirinya masih berkomunikasi dan menerima laporan tindaklanjut yang diinstruksikan olehnya.
“Kemarin masih sempat berkomunikasi dengan almarhum melalui WhatsApp, melaporkan penanganan yang sempat saya kirim ke grup,” jelasnya.
Adnan mengungkapkan, pengabdian yang diberikan almarhum Andi Sura Suaib untuk Pemerintah Kabupaten Gowa akan bernilai ibadah disisi Allah SWT.
Baca Juga : Gerakan Tanam 10 Ribu Pohon, Komitmen Pemkab Gowa Jaga Hutan dan Pegunungan
“Selamat jalan Bapak Andi Sura Suaib, insyaallah Almarhum husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya dan seluruh keluarga besar diberikan ketabahan,” ujarnya.
Sebelum dimakamkan, Almarhum Andi Sura Suaib dilepas terlebih dahulu melalui upacara pemberangkatam jenazah yang dipimpin oleh Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni di rumah duka, di Jalan Daeng Tata BTN Tabaria, Kota Makassar. Setelah dilepas kemudian jenazahnya diterima oleh Bupati Gowa sekaligus disholatkan bersama di Masjid Agung Syekh Yusuf, dan dihantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di Pekuburan Islam Pabangiang.
