REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di Kecamatan Bontonompo ditargetkan mampu meraih predikat sebagai yang terbaik di tingkat nasional. Hal ini pun menjadi harapan besar Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat mengikuti zoom Penilaian Kampung KB Tingkat Nasional, di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa.
Dalam pertemuan online tersebut, Husniah memberikan apresiasi tertinggi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja sama dalam membangun Kampung KB di Gowa. Pasalnya, Kampung KB bukan sekadar program pemerintah, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing.
“Kampung KB Bontonompo telah menjadi contoh nyata kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan. Sinergi ini telah mendorong berbagai capaian positif di berbagai sektor,” katanya, di sela-sela pertemuan, kemarin.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Lanjutnya, melalui inovasi lokal, Kampung KB telah memberi kontribusi signifikan dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan, memberdayakan ekonomi keluarga, serta memperkuat peran keluarga dalam pembangunan. Olehnya, Pemerintah Kabupaten Gowa senantiasa menunjukkan komitmen nyata terhadap pengembangan Kampung KB. Termasuk melalui kebijakan lintas sektor yang menyentuh hingga ke tingkat desa.
“Kami terus memastikan alokasi sumber daya yang memadai, baik dari sisi kebijakan, pendanaan, hingga pendampingan teknis. Kami juga mendorong partisipasi masyarakat dan inovasi lokal seperti melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING),” jelasnya.
Evaluasi dan pemantauan ini ujar Husniah, rutin dilakukan, tujuannya dalam rangka memastikan seluruh inisiatif dalam Kampung KB memberikan dampak konkret terhadap kualitas hidup masyarakat. Sebab, keberhasilan membangun keluarga yang berkualitas merupakan kunci dalam menyambut bonus demografi dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
Dengan semangat gotong royong, inovasi lokal, dan dukungan pemerintah yang kuat, Kampung KB Bontonompo diyakini siap menjadi pilar utama pembangunan keluarga berbasis masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Penilai Nasional atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Gowa. Harapan kami, Kampung KB Bontonompo dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” harap Bupati Gowa.
Sementara, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud menekankan pentingnya peran Kampung KB sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
“Kampung KB adalah program terpadu yang melibatkan berbagai pihak lintas sektor. Ini menjadi salah satu upaya percepatan peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Sofyan menyampaikan rasa syukurnya karena Kampung KB Bontonompo berhasil lolos ke tahap penilaian nasional, sebuah pencapaian membanggakan di masa kepemimpinan Bupati Husniah.
“Kami optimis, meski persaingan sangat ketat karena diikuti oleh kabupaten dari seluruh Indonesia. Namun, Bontonompo memiliki banyak keunggulan yang menjadi ciri khas daerah kita,” imbuhnya.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
Salah satu inovasi unggulan adalah penggunaan barcode digital untuk mempercepat layanan masyarakat. Dimana, hanya dengan memindai barcode, masyarakat bisa langsung mengakses layanan yang dibutuhkan.
“Ini adalah bentuk nyata efisiensi dan pelayanan publik berbasis teknologi,” jelas Sofyan.
Tak hanya itu, adanya berbagai program pembinaan keluarga juga turut memberikan andil nyata dan menjadi bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat dan berkualitas. Adapun proses penilaian dilakukan langsung Tim Kementerian Dalam Negeri dan BKKBN, mereka menilai secara menyeluruh berbagai aspek pelaksanaan di Kampung KB.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
“Kami berharap, dari Gowa, kita bisa membawa pulang gelar juara nasional. Ini bukan hanya kemenangan simbolik, tetapi bukti bahwa kerja kolaboratif bisa membawa perubahan nyata,” harapnya.
