0%
logo header
Rabu, 08 Desember 2021 11:15

Karyawan Minimarket di Takalar Dibegal, Perut Ditusuk, Tas dan Dua HP Digondol Pelaku

Kondisi Karyawan Minimarket saat baru saja tiba di RS Hadji Padjonga Daeng Ngalle Takalar, setelah menjadi korban Begal.
Kondisi Karyawan Minimarket saat baru saja tiba di RS Hadji Padjonga Daeng Ngalle Takalar, setelah menjadi korban Begal.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR — Seorang karyawan salah satu Minimarket di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menjadi korban pembegalan.

Korban diketahui bernama Febrianti S (21) warga Lingkungan Mattoanging, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, kini dirawat intensif di Rumah Sakit Hadji Padjonga Daeng Ngalle akibat luka serius di bagian perutnya.

Adik korban Nurfadila (19) menuturkan, kakanya dihadang dan dibegal di jalan sepi pada Senin malam (06/12), sekitar pukul 22.30 WITA saat hendak pulang kerja.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan

“Kakak saya dihadang dan begel saat pulang kerja di jalan sepi tidak jauh dari rumah,” kata Nurfadila adik korban, Rabu (08/12/2021).

Nurfadila mengungkap, saat kakaknya terbaring lemah di jalan, ada tetangganya yang melihat, sehingga korban meminta tolong untuk dibawa ke Rumah Sakit.

“Setelah dibegal pelaku lari, dan kakak saya terbaring lemah di jalan, beruntung ada tetangga yang lewat, sehingga kakak saya meminta tolong dibawa ke Rumah Sakit,” tutur Adik korban.

Baca Juga : Terima Penghargaan KIP, Pemkab Gowa Ciptakan Keterbukaan Pelayanan Informasi Publik

Lanjutnya, saat kakaknya ditolong oleh tetangganya, korban sempat bercerita bahwa dirinya dipukul saat dan kemudian HP dan tas diambil, bahkah dirinya ditikam saat berusaha mempertahankan motornya.

“Korban sempat bercerita bahwa dirinya dipukul saat dan kemudian HP dan tas diambil, bahkah dirinya ditikam saat berusaha mempertahankan motornya dengan cara membuang kunci ke semek semak, sehingga pelaku kesal dan menikam korban,” ungkap Adik korban.

Akibat pembegalan ini, korban mengalami luka serius di bagian perut. Dan 2 Handphone dan satu tas korban digondol pelaku yang menggunakan sepeda motor.

Baca Juga : Indosat Berbagi Kasih: Anak-anak Nikmati Kehangatan dan Sukacita Natal

Sementara itu, kasat Reskrim Polres Takalar AKP Hardjoko mengungkapa kasus tersebut menjadi atensi oleh kepolisian Polres Takalar.

“Kami sudah menerima laporan tersebut, dan kasus ini menjadi atensi Kepolisian,” tegas AKP Hardjoko.

Lanjutnya, kasus ini sementara didalami dan sudah masuk proses penyelidikan.

Baca Juga : Perkuat Penerapan K3, PLN UIP Sulawesi Lakukan Management Patrol di GI Punagaya

“Kami masih dalami kasus ini, semua dalam proses penyelidikan, apakah ini murni pencurian dengan kekerasan (begal) atau ada motif lain,” pungkas AKP Hardjoko.

Untuk keterangan korban, Kepolisian Polres Takalar mengungkap bahwa Korba masih belum bisa dimintai keterangan.

Kasat Reskrim polres Takalar juga berharap, kasus ini cepat terungkap dan pelaku secepatnya di tangkap.

Baca Juga : Perkuat Penerapan K3, PLN UIP Sulawesi Lakukan Management Patrol di GI Punagaya

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Hadji Padjonga Daeng Ngalle dr. Ady, menyampaikan bahwa korban masih dalam perawatan intensif akibat luka tikaman dibagian perut korban.

“Korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka serius dibagian perut korban. Ada tiga luka dibagian dalam perut korban, Kami pihak Rumah Sakit bersama Dokter terus menanganinya,” kata Dokter Ady. (Al-Ghifari)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646