0%
logo header
Selasa, 08 Februari 2022 12:34

Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Bupati Adnan: Tekan Penularan Omicron Lewat Vaksinasi dan Prokes

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda PBG di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, Senin, (17//01/2022). (Istimewa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda PBG di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, Senin, (17//01/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengimbau seluruh jajaran dan masyarakat menegakkan penerapan protokol kesehatan. Termasuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19.

Hal ini dikarenakan semakin melonjaknya kasus positif Covid-19 yang disebabkan oleh penularan varian baru yakni Omicron.

Varian baru tersebut pun dinilai mengalami tingkat penularan empat kali lebih cepat dibandingkan varian Delta dan beberapa varian sebelumnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Gandeng BPS Fokuskan Perbaikan Data Statistik

“Di Kabupaten Gowa sendiri saat ini tercatat 10 orang terkonfirmasi positif Covid-19,” katanya, kemarin.

Ia menegaskan, dalam menekan penularan Covid-19 yang saat ini kondisinya kembali meningkat adalah dengan mempercepat vaksinasi dan penegakkan protokol kesehatan.

“Kami telah mengikuti arahan bapak presiden terkait lonjakan kasus Omicron, sehingga kuncinya untuk terhindar dari penularan ini yaitu percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga : 2.520 Bakul Disiapkan Pemkab Gowa Peringati Maulid Nabi, Warga Antusias Berebut

Adnan pun berharap cakupan vaksinasi dapat segera tuntas sesuai target yang diberikan. Di mana untuk dosis pertama rampung 100 persen di Februari 2022, sedangkan pada dosis kedua dapat rampung 100 persen di Maret 2022.

“Kita sangat harapkan adanya kerjasama seluruh pihak mulai dari pemerintah desa, kelurahan termasuk jajaran polres dan kodim. Khususnya percepatan vaksinasi bagi lansia dan usia anak 6-11 tahun,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bidang Pengendalian Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Gowa Jaffar mengungkapkan, untuk memastikan bahwa kasus terkonfirmasi Covid-19 saat ini adalah varian Omicron atau bukan tentunya harus melewati proses tes sekuensing.

Baca Juga : PPP Parangloe Semakin Mudahkan Masyarakat Akses Layanan Publik

“Perlu dipastikan, karena memang varian yang beredar saat ini selain Omicron, Delta juga masih ada, termasuk varian Beta (yang awal) itu juga masih ada,” ujarnya.

Hanya saja menurutnya, memang ada kekhawatiran meluasnya varian Omicron akibat transmisi lokal. Tetapi untuk memastikan varian Omicron mulai tersebar di wilayah Kabupaten Gowa harus dipastikan melalui tes sekuensing di Balitbang Kemenkes.

“Memang saat masih varian Delta itu angka kasus di Januari itu hanya 1 kasus. Tetapi masuk di awal Februari, khususnya di minggu ini itu terjadi lonjakan signifikan atau naik 8 hingga 10 kasus perhari,” sebutnya.

Penulis : Chairani
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646