0%
logo header
Senin, 09 Maret 2020 14:48

Komisioner Bawaslu Sulsel: Pendidikan Politik Sejak Dini Sangat Penting

Komisioner Bawaslu Sulsel: Pendidikan Politik Sejak Dini Sangat Penting

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, mengatakan bahwa pendidikan politik sejak dini sangat penting dalam memperbaiki tatanan demokrasi masa yang akan datang.

Alasan tersebut ia ungkapan di Dialog Politik dengan tema ‘Momentum Politik Muda di Pilkada 2020’ di salah satu Cafe Kota Makassar, yang diadakan oleh Network For Indonesia Society (NETFID), Senin (09/03/2020).

Dalam kesempatan tersebut Saiful berharap agar jajaran Bawaslu turun langsung memberikan pendidikan politik terhadap pelajar.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

“Sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga tahun 2024 nanti akan menjadi pemilih pemula, kalau rentang waktu yang ada sekarang sudah dilakukan pendidikan politik mereka akan matang dan paham sehingga nanti jika ada paparan informasi yang tidak sehat mereka sudah punya daya imun. Kami mengharapkan jajaran Bawaslu dan lainnya kita garap pendidikan politik sejak dini kepada anak anak. Sehingga sejak awal mereka sudah punya pendidikan politik yang sehat dan aman,” ujar Saiful.

lanjut, Saiful mengatakan masih membutuhkan upaya maksimal dari Bawaslu terus untuk mendorong keterlibatan Milenial dalam mengawal dan mengawasi Pemilu Serentak. Karena pemuda adalah salah satu masa depan bangsa yang akan datang katanya.

“Menentukan masa depan bangsa, lima tahun ke depan anak muda harus mengambil peran besar untuk mewujudkan kepemimpinan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan

Selain itu, untuk meningkatkan keterlibatan pemuda dalam pengawasan pilkada, Komisioner Bawslu mengatakan membutuhkan strategi untuk mendorong sosialisasi sangat penting olehnya itu ia ingin memanfaatkan Teknologi sebagai alat informasi terkai isu isu Pilkada nantinya.

“Kami di Bawaslu mendorong bukan hanya program sosialisasi tapi kami juga ingin bagiamana komunitas masyarakat milenial senang dengan gadget. Bagaimana memanfaatkan fasilitas gadget lewat media sosial untuk bersosialisasi dan mengkomunikasikan isu yang semestinya menjadi prinsip berdemokrasi yang sehat,” tuturnya. (Thamzil)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646