0%
logo header
Jumat, 18 Oktober 2024 11:26

Lewat IoT, Indosat Business Dukung Konservasi Ekosistem Mangrove Berbasis Teknologi

Chaerani
Editor : Chaerani
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah (kedua kanan) saat menghadiri Digitalisasi Konservasi Mangrove, di Jakarta, Jumat, (18/10/2024). (Dok. Indosat Ooredoo Hutchison)
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah (kedua kanan) saat menghadiri Digitalisasi Konservasi Mangrove, di Jakarta, Jumat, (18/10/2024). (Dok. Indosat Ooredoo Hutchison)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), melalui Indosat Business mendorong konservasi ekosistem magrove berbasis teknologi dengan memperkenalkan solusi Internet of Things (IoT). Dukungan ini sebagai komitmen Indosat agar keberlanjutan lingkungan melalui inovasi teknologi dapat diberlakukan di tengah perkembangan digital saat ini.

Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah mengatakan, inovasi IoT sendiri dirancang khusus untuk mendukung upaya konservasi ekosistem mangrove di Indonesia. Pasalnya, mangrove merupakan ekosistem vital yang berperan penting dalam melindungi pantai, menyerap karbon, dan menyediakan habitat bagi berbagai spesies.

“Hanya saja kerusakan yang terus terjadi pada ekosistem ini membutuhkan solusi canggih untuk pemantauan dan perlindungan yang lebih baik,” katanya, dalam keterangannya, Jumat, (18/10/2024).

Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Munafri Siapkan Solusi Permanen dan Konkret

Indosat, sebagai IoT Solution Orchestrator, telah mengembangkan solusi IoT inovatif yang memanfaatkan teknologi terkini untuk memantau dan menjaga kesehatan ekosistem mangrove. Solusi ini melibatkan penggunaan sensor IoT untuk memantau berbagai parameter lingkungan penting, termasuk kualitas air, kadar oksigen terlarut, salinitas, dan suhu.

Data yang dikumpulkan secara real-time memungkinkan pemantauan kondisi ekosistem secara terus-menerus, membantu mengidentifikasi masalah lebih awal dan memungkinkan tindakan mitigasi yang lebih cepat.

“Komitmen kami terhadap keberlanjutan tidak hanya diwujudkan dalam efisiensi operasional, tetapi juga dalam upaya pelestarian lingkungan,” terangnya.

Baca Juga : Dari Kepedulian Jadi Aksi, Sandiana Soemarko Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera-Aceh

Solusi IoT yang dihadirkan berperan penting dalam konservasi mangrove, yang merupakan salah satu prioritas utama Indosat dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Kami percaya bahwa teknologi dapat menjadi alat yang kuat untuk melindungi dan melestarikan lingkungan,” akunya.

Selain itu, solusi IoT ini juga memungkinkan pengelolaan tambak yang lebih optimal. Data yang melalui sensor IoT dikirim melalui jaringan komunikasi yang aman dan dianalisis oleh platform analitik Indosat. Dengan hasil analisis yang akurat, pengelola tambak dapat mengambil langkah yang lebih tepat dan efisien untuk menjaga kualitas air yang dibutuhkan, meningkatkan produktivitas usaha perikanan, sekaligus tetap melindungi ekosistem mangrove.

Baca Juga : Fokus Solidkan Kader, NH Sarankan Plt Ketua Golkar Sulsel Tak Buru-buru Gelar Musda

“Diharapkan dengan teknologi ini, penebangan area mangrove yang ada dapat dikurangi, karena lahan tersebut akan dikelola lebih baik sebagai tambak,” katanya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646