REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa mengagas program One Day One District dalam rangka menyerap aspirasi warganya. Progam ini sebagai bentuk pendekatan kepemimpinan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Program ini pun pertama kali dilaksanakan di Lembah Harapan Camp, Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, yang dihadiri perangkat pemerintah setempat, dan warga sekitar. Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang pun hadir langsung mendengar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tanpa perantara.
“Program ini kami rancang agar pemerintah hadir lebih utuh. Tidak hanya menerima laporan, tapi juga melihat langsung dan merasakan apa yang dialami masyarakat,” ujar Bupati Gowa, di sela-sela pertemuannya bersama warga, kemarin.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Selama sesi dialog terbuka, warga menyampaikan berbagai persoalan seperti kondisi jalan, keterbatasan layanan kesehatan, kebutuhan fasilitas sekolah, serta pengembangan ekonomi lokal. Bupati mendengarkan secara langsung dan memberikan tanggapan atas isu-isu yang disampaikan.
“Kalau kita hanya tunggu laporan dari atas meja, yang kecil-kecil bisa terlewat. Maka, kami turun langsung. Dengan begini semua aspirasi dapat lebih cepat tertangani,” kata Bupati Gowa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan program yang akan segera dijalankan pemerintah daerah menyusul Program 100 hari Gowa Bersama yang sukses dilaksanakan, yakni Gowa Salapang Hati Damai. Program ini di antaranya kebijakan BPJS non cut off yang telah dilaunching pada 4 Juni yang lalu, serta pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa baru SD dan SMP.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
“Dua program ini merupakan bagian dari upaya menjamin layanan dasar masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan. Pembangunan sumber daya manusia selalu menjadi prioritas utama kami. Makanya, kesehatan dan pendidikan harus bisa diakses tanpa hambatan. Pemerintah hadir untuk memastikan itu,” tegasnya..
Bupati Husniah juga memberikan apresiasi kepada Kecamatan Parigi atas partisipasinya dalam program 100 Hari Gowa Bersama, terutama pelaksanaan Gowa Annangkasi yang kondisi kebersihannya terlihat langsung hingga ke dusun dan kampung-kampung terpencil.
“Parigi sudah menunjukkan semangat gotong royong dan kerja bersama dalam program Gowa Annangkasi. Ini menjadi modal kuat untuk membangun dari bawah,” tambahnya.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
Sementara, Camat Parigi, Abd Latif menyambut baik pelaksanaan One Day One District di wilayahnya. Ia menilai pendekatan ini memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Gowa atas kehadirannya langsung di tengah masyarakat. Dengan program ini, warga merasa punya kesempatan bicara. Tidak ada yang dibatasi. Ini bentuk kepemimpinan yang hadir dan mendengar,” katanya.
Program One Day One District akan terus digelar bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa. Tujuannya adalah memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat serta mempercepat penyelesaian persoalan langsung di tingkat kecamatan.
