0%
logo header
Rabu, 23 Juli 2025 18:47

Lewat Tim LACAK dan Infaq ASN, Pemkab Gowa Serius Tekan Kemiskinan Ekstrem

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, didampingi Wakilnya Darmawangsyah Muin dan Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Sujjadan (kiri) saat berfoto bersama Tim LACAK usai dikukuhkan, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (23/07/2025). (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, didampingi Wakilnya Darmawangsyah Muin dan Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Sujjadan (kiri) saat berfoto bersama Tim LACAK usai dikukuhkan, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (23/07/2025). (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa makin serius dalam menangani masyarakat miskin ekstrem. Hal ini terlihat pada upaya-upaya preventif yang dilakukan melalui berbagai program dan arah kebijakan.

Salah satunya dengan mengukuhkan Tim Layanan Cepat Atasi Kemiskinan atau Tim LACAK, hingga melakukan kerjasama dengan Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Gowa untuk menyisihkan penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa dalam program penanggulangan kemiskinan.

“Ini sebagai tindak lanjut dari Program 100 Hari Kerja kita, dimana pemerintah melalui Tim LACAK akan turun langsung melihat masyarakat yang masih miskin ekstrem untuk diintervensi melalui Baznas,” ungkap Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, usai Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten Gowa, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (23/07/2025).

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

Ia menegaskan, dalam penanganan kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, namun dibutuhkan kerjasama dari seluruh pihak, salah satunya Baznas. Dalam kerjasama yang dilakukan seluruh ASN dan pegawai BUMD Kabupaten Gowa akan menyisihkan 2,5 persen dari penghasilannya untuk zakat pendapatan melalui Baznas.

“Dari hasil ini lah kemudian Baznas akan menyalurkan kepada masyarakat di Gowa yang tergolong miskin ekstrem,” jelasnya.

Adapun besaran zakat pendapatan atau infaq sedekah ASN yang diberlakukan mengikuti tahapan golongan kepegawaiannya. Misalnya, golongan I sebesar Rp25 ribu, golongan II sebesar Rp50 ribu, golongan III sebesar Rp75 ribu, dan golongan IV senilai Rp100 ribu.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

“Nantinya hasil zakat ini akan menyasar di bidang pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan dan usaha ekonomi produktif yang tentunya diberikan kepada masyarakat kita yang tergolong miskin ekstrem dan belum bisa tercover oleh pemerintah kita cover melalui Baznas agar jalan beriringan,” tegasnya.

Ia berharap, dengan adanya Tim LACAK dan Baznas tersebut maka semakin banyak masyarakat miskin ekstrem di Kabupaten Gowa yang akan diintervensi. Sehingga nantinya dapat memutus atau mengentaskan dengan cepat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa.

Sementara, Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Sujjadan mengatakan bahwa Tim LACAK yang terdiri dari LACAK Centre dan LACAK Kecamatan yang terlebih dahulu akan membentuk relawan melalui Sahabat LACAK di seluruh desa atau kelurahan.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

Lanjutnya, tim tersebut kemudian akan secara aktif melakukan pelacakan di wilayahnya masing-masing. Khususnya kepada keluarga miskin ekstrem yang belum terdata, sehingga bisa mendapatkan layanan dan diintervensi.

Bentuk intervensi tersebut tentunya menyesuaikan kebutuhan keluarga miskin ekstrem. Mulai dari program layanan sosial, pemberdayaan dan kemandirian secara ekonomi.

“Saat ini kita sudah ada LACAK Centre tujuh orang yang ditambah LACAK Kecamatan 18 orang, mereka akan menfasilitasi dan mengkoordinir proses pendataan Sahabat LACAK di tingkat desa dan kelurahan,” katanya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646