0%
logo header
Senin, 29 Juni 2026 13:33

MDA, Pemkab Luwu, dan Pemdes Sampeang Bersinergi Tingkatkan Produktivitas Kakao Petani

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Pelatihan Warga Tingkatkan Produktivitas Kakao
Ket: Pelatihan Warga Tingkatkan Produktivitas Kakao

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU – PT Masmindo Dwi Area (MDA) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Luwu dan Pemerintah Desa dan Forum Desa Sampeang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan, pemangkasan, dan penyambungan pohon kakao yang melibatkan petani di Desa Sampeang, Kecamatan Bajo Barat, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat komoditas kakao sebagai salah satu sektor unggulan Kabupaten Luwu. Selain memberikan materi penyuluhan, para petani juga mendapatkan praktik langsung mengenai teknik pemangkasan, penyambungan, dan pengelolaan tanaman yang tepat agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan kakao dengan kualitas yang lebih baik.

Pendamping PT Masmindo Dwi Area, Taruna, mengatakan MDA mendukung penuh program kolaborasi Pemerintah Kabupaten Luwu dalam pengembangan komoditas kakao. Menurutnya, perusahaan tidak hanya menghadirkan pelatihan, tetapi juga membangun demplot atau lahan percontohan sebagai ruang belajar bagi petani.

Baca Juga : MDA Gelar Sunatan Massal Gratis di Tolajuk, Ringankan Beban Keluarga dan Dekatkan Layanan Kesehatan

“Kami mendukung program kolaborasi Bupati Luwu dalam pengembangan komoditas kakao. Program ini sangat penting karena MDA ingin menghadirkan ruang belajar melalui demplot Good Qualification Kakao. Kakao tidak hanya dipandang sebagai komoditas, tetapi juga sebagai sumber kesejahteraan masyarakat. Kami memahami harga kakao sangat fluktuatif, namun Luwu memiliki potensi produksi yang sangat baik. Karena itu, kami memperkenalkan model pembangunan kakao yang terintegrasi melalui konsep integrated farming, sehingga manfaatnya tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat aspek sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Taruna.

Kepala Desa Sampeang, Abdul Razak, mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan PT Masmindo Dwi Area. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan sekaligus meningkatkan kemampuan petani dalam menerapkan teknik budidaya kakao yang lebih efektif.

Ia berharap pendampingan kepada petani dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga produktivitas dan kualitas kakao masyarakat terus meningkat. Menurutnya, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat desa yang perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak.

Baca Juga : MDA dan Pemdes Kadundung Sulap Lapangan Desa Jadi Ruang Publik yang Lebih Layak

Salah seorang petani kakao di Dusun Campah, Desa Sampeang, Hairuddin, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. Ia mengatakan teknik pemangkasan dan penyambungan yang diperagakan langsung oleh para pendamping menjadi pengalaman berharga yang akan diterapkan di kebunnya.

“Kami sangat bersyukur karena bisa belajar langsung dari para pendamping. Selama ini kami merawat kakao berdasarkan pengalaman, tetapi melalui penyuluhan ini kami mengetahui teknik yang lebih baik agar tanaman lebih produktif. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani,” ungkap Hairuddin.

Melalui kolaborasi ini, PT Masmindo Dwi Area kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Luwu. Dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah dan masyarakat, MDA berharap komoditas kakao mampu berkembang menjadi sumber penghidupan yang semakin produktif, berdaya saing, dan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani di masa mendatang. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646