REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung pos keamanan lingkungan (poskamling) di Kecamatan Rappocini, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kota Makassar, Kamis (11/9/2025) malam.
Dalam kunjungan tersebut, Tito memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas gerak cepat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menggagas pembentukan posko Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di tingkat RT dan kelurahan.
Menurut Tito, inisiatif tersebut sejalan dengan instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memperkuat keamanan berbasis lingkungan melalui kegiatan ronda malam. Ia menyebut langkah Pemkot Makassar bisa menjadi role model bagi daerah lain dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Makassar atas langkah cepat yang diambil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam membentuk posko Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) atau pos jaga di tingkat RT maupun kelurahan di seluruh wilayah Kota Makassar.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemkot Makassar. Terima kasih banyak Pak Wali Kota Makassar. Dalam melaksanakan tugas, mari betul-betul menjaga keamanan,” ungkapnya.
Pernyataan itu disampaikan Tito Karnavian saat bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Sekretaris Daerah Kota Makassar Zulkifly Nanda, serta Camat Rappocini, M Aminuddin, meninjau langsung poskamling di kecamatan tersebut.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
Menurut Tito, keberadaan posko-posko siskamling serta kegiatan ronda malam yang digalakkan Pemkot Makassar merupakan implementasi nyata arahan presiden dalam memperkuat keamanan berbasis lingkungan.
Upaya ini, lanjutnya, tidak hanya menjaga ketertiban warga, tetapi juga berpotensi menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia.
“Makassar kita dorong jadi role model nasional, sistem keamanan lingkungan warga,” jelasnya.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
Kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk patroli rutin, namun juga sebagai bentuk apresiasi dari jajaran kepolisian terhadap partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam atau Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
Kehadiran poskamling aktif di lingkungan masyarakat merupakan elemen penting dalam membentuk lingkungan yang kondusif dan minim gangguan keamanan.
“Kami mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian warga di Makassar dalam menjaga keamanan secara mandiri,” kata mantan Kapolri itu.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
Dengan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemerintah daerah, Tito optimistis siskamling akan menjadi garda terdepan dalam memperkuat keamanan berbasis komunitas di Indonesia.
Dalam kunjungan di dua lokasi poskamling, yakni Pampang dan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Tito menilai Makassar menjadi salah satu daerah yang telah menjalankan instruksi dengan baik.
“Langkah Pemkot Makassar ini bisa menjadi model bagi daerah lain. Saya berharap gerakan ini terus diperluas secara bertahap hingga setiap RT, RW, kelurahan, bahkan desa di seluruh Indonesia memiliki poskamling aktif,” tegasnya.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
Lebih lanjut Tito Karnavian, menegaskan pentingnya menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di tingkat RT, RW hingga kelurahan.
Sistem yang dibangun oleh masyarakat untuk menjaga lingkungannya itu dinilai efektif mencegah tindak kriminal karena mengedepankan kekompakan warga.
Menurut Tito, siskamling yang digerakkan langsung oleh masyarakat memiliki keunggulan tersendiri. Selain melibatkan warga yang mengenal wilayah dan orang-orang di lingkungannya, kehadiran pos jaga juga memberikan rasa aman yang lebih kuat karena dijalankan oleh warga sendiri.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
“Kalau masyarakat kompak, orang-orang yang mau berbuat jahat, mencuri, atau membuat onar pasti berpikir ulang. Seperti kasus di Bekasi, ketika ada yang mau menyerbu, masyarakat kompak menjaga lingkungannya sehingga niat jahat bisa dicegah,” jelasnya.
Tito menambahkan, siskamling bukanlah hal baru di Indonesia. Jauh sebelum lembaga penegak hukum modern terbentuk, masyarakat telah memiliki sistem keamanan lokal seperti Jagabaya yang menjaga ketertiban desa.
“Tradisi ini sudah lama ada di Indonesia dan terbukti efektif. Kini kita hidupkan kembali agar semakin kuat,” ujarnya.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di seluruh tingkatan, mulai dari RT, RW hingga kelurahan.
“Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujarnya.
Munafri menyebut, saat ini pembentukan posko-posko siskamling telah berjalan di berbagai titik tingkat kelurahan di Kota Makassar. Ia menekankan bahwa sistem keamanan ini bukan hanya sekadar menjaga lingkungan, melainkan juga memperkuat ikatan sosial antarwarga.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
“Sistem ini diharapkan merekatkan masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan internal, tapi juga eksternal,” ungkapnya.
Terkait pembangunan poskamling di setiap RT, Munafri menjelaskan bahwa sebagian sudah permanen sementara sebagian lainnya masih bersifat sementara. Namun yang terpenting, lanjutnya, adalah adanya wadah untuk warga berkumpul dan berdiskusi.
Lebih lanjut, Munafri juga menegaskan bahwa kondisi stabilitas keamanan di Kota Makassar saat ini relatif baik. Meski ada dinamika atau kejadian tertentu, ia memastikan semuanya dapat dikendalikan dengan baik oleh aparat dan masyarakat.
Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan
“Dan kami berharap posko dan siskamling dapat kembali menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan sekaligus mempererat persaudaraan warga,” demikian Appi. (*)
