0%
logo header
Jumat, 20 Oktober 2023 18:23

Mesin Tangkap Nelayan di Gowa Siap Beralih dari BBM ke Bahan Gas

Chaerani
Editor : Chaerani
Sejumlah nelayan di Kabupaten Gowa menerima bantuan Distribusi Paket Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) sebagai upaya dalam memelihara lingkungan perairan laut. (Dok. Humas Gowa)
Sejumlah nelayan di Kabupaten Gowa menerima bantuan Distribusi Paket Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) sebagai upaya dalam memelihara lingkungan perairan laut. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa melalui program kemitraan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Komisi VII DPR RI secara perlahan mendorong pemanfaatan bahan ramah lingkungan pada aktivitas nelayan. Khususnya dalam proses penangkapan ikan.

Dimana melalui program kemitraan tersebut nelayan didorong untuk memanfaatkan bahan bakar gas pada pengoperasian mesin kapal. Dalam program ini sebanyak 94 nelayan menerima Distribusi Paket Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Kepala Kesbangpol Kabupaten Gowa Mappasomba mengatakan, penyerahan konversi BBM ke BBG ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan perekonomian nelayan yang ada di Kabupaten Gowa. Penggunaan BBG juga diharapkan bisa lebih menghemat pengeluaran nelayan. Apalagi, penggunaan BBG dinilai lebih ramah lingkungan.

Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Munafri Siapkan Solusi Permanen dan Konkret

“Adanya konversi ini juga dinilai lebih ramah lingkungan, mengurangi dari polusi udara maupun menghindari terjadinya polusi di laut,” terangnya di sela-sela penyerahan bantuan di Lesehan Baroanging, Kecamatan Parangloe, kemarin.

Penyerahan bantuan konversi BBM ke BBG kepada masing-masing nelayan secara gratis merupakan pertama kalinya di Kabupaten Gowa. Untuk mendukung upaya tersebut nantinya akan disediakan pangkalan pengisian khusus gas bagi para nelayan di Kecamatan Manuju dan Kecamatan Parangloe, sehingga memudahkan nelayan untuk melakukan pengisian tabung gas.

“Untuk memudahkan nelayan mengisi tabung gas mereka maka kita akan bentuk pangkalan khusus. Kemudian untuk kelanjutannya memang kita berharap bahwa nelayan ini memanfaatkan paket BBG yang diberikan dengan baik dan tidak bisa diperjualbelikan,” tegasnya.

Baca Juga : Dari Kepedulian Jadi Aksi, Sandiana Soemarko Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera-Aceh

Sementara, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gowa Marzuki mengatakan, hingga saat ini tercatat ada 24 kelompok atau 240 nelayan yang merupakan binaan pemerintah daerah. Khusus pada penerima bantuan tahap awal ini menyasar ke 94 nelayan, sementara sisanya atau 194 nelayan lainnya akan memperoleh bantuan secara berkelanjutan.

“Data yang ada sekarang dari 24 kelompok yang dibina oleh Dinas Perikanan terdiri dari 240 nelayan. Sementara ini yang dapat baru 94 berarti masih ada 149 yang kedepannya akan kami usulkan ke Kementerian ESDM untuk memperoleh bantuan BBG juga,” kata Marzuki.

Dalam bantuan tersebut penerima manfaat atau satu nelayan menerima 1 alat mesin dan 2 tabung gas berisi 3 kilogram (Kg).

Baca Juga : Fokus Solidkan Kader, NH Sarankan Plt Ketua Golkar Sulsel Tak Buru-buru Gelar Musda

Pada penyerahan bantuan konversi BBM ke BBG ini disaksikan langsung oleh anggota DPR RI Komisi VII, Ridwan Wittiri, Camat Manuju, Camat Parangloe beserta Tripika masing-masing, hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Gowa Mussadiyah Rauf, dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gowa Andi Hikmawati A. Kumala Idjo.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646