0%
logo header
Rabu, 06 Mei 2026 23:28

Momen Istimewa Hardiknas di Barru, Wamendiknas Sapa Guru dan Pelajar Secara Virtual

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari
Ket: Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari

REPUBLIKNEWS.CO.ID, Barru — Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Kabupaten Barru menghadirkan momen istimewa. Di tengah jalannya upacara di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barru, pemerintah daerah berhasil terhubung langsung secara virtual dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Rabu, 6 Mei 2026.

Momen itu terjadi saat Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, membacakan amanat Menteri Pendidikan terkait pentingnya revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran. Suasana upacara mendadak berubah lebih hidup ketika sambungan virtual berhasil dilakukan.

Bupati mengungkapkan, gagasan tersebut muncul secara spontan saat dirinya berada di bandara sehari sebelum pelaksanaan upacara.

Baca Juga : Bupati Barru Pimpin Upacara Hardiknas, Pendidikan Ditegaskan sebagai Prioritas Utama

“Saya lagi menunggu di bandara karena ketinggalan pesawat. Tiba-tiba teringat bahwa besok Hari Pendidikan Nasional. Betapa bangganya kita kalau ada pesan khusus dari Bapak Menteri,” ungkapnya.

Meski Menteri Pendidikan berhalangan hadir karena sedang dalam perjalanan udara, sambungan virtual berhasil dilakukan dengan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ulhaq.

Di tengah keterbatasan jaringan, bupati menyapa langsung wakil menteri di hadapan peserta upacara.

Baca Juga : Temui KKDB Sultra, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari Ajak Diaspora Dukung Pembangunan Daerah

“Izin Mas Wamen, ini seluruh peserta upacara kami. Mohon diberikan semangat untuk para pendidik di Hari Pendidikan Nasional ini,” katanya.

Interaksi yang beberapa kali tersendat akibat sinyal justru menghadirkan suasana hangat dan humanis. Sambungan sederhana melalui perangkat digital itu menjadi simbol transformasi pendidikan yang tengah didorong pemerintah.

Dalam pesannya, Fajar Riza Ulhaq menyampaikan apresiasi kepada tenaga pendidik dan peserta didik di Kabupaten Barru.

Baca Juga : Wabup Barru Lantik Pengurus Masjid Agung Nurul Iman Periode 2026–2029, Tekankan Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban

“Saya percaya kehadiran Bapak-Ibu guru, tenaga kependidikan, dan adik-adik pelajar di Barru akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong kemajuan sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia juga menegaskan arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang berfokus pada transformasi pendidikan secara terintegrasi. Program prioritas tersebut meliputi perbaikan sekolah rusak, penyediaan papan interaktif digital, percepatan sertifikasi guru, hingga peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Salah satu poin yang mendapat sambutan meriah dari peserta upacara ialah kebijakan tunjangan profesi guru.

Baca Juga : Plh Sekda Barru Hadiri Pengukuhan DPP KKDB 2026-2031 di Makassar, Perkuat Sinergi Diaspora dan Pemda

“Setiap guru yang telah tersertifikasi akan mendapatkan tunjangan profesi sebesar Rp2 juta per bulan yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing, tanpa dirapel,” jelasnya, disambut tepuk tangan peserta upacara.

Selain itu, pemerintah pusat juga memperluas cakupan Program Indonesia Pintar (PIP) hingga jenjang PAUD. Untuk pertama kalinya, anak usia dini akan menerima bantuan pendidikan sebesar Rp450 ribu per tahun.

“Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan angka partisipasi kasar PAUD di Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga : Plh Sekda Barru Hadiri Pengukuhan DPP KKDB 2026-2031 di Makassar, Perkuat Sinergi Diaspora dan Pemda

Momentum tersebut juga dimanfaatkan Bupati Barru untuk menyampaikan aspirasi daerah terkait tantangan fiskal, khususnya kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027.

“Jika kebijakan itu diterapkan, kami tidak akan mengorbankan tenaga pendidik P3K. Mereka adalah garda terdepan pendidikan di daerah kami, dan hak-hak mereka akan tetap kami perjuangkan,” tegas Andi Ina.

Pernyataan itu disambut tepuk tangan meriah dari peserta upacara. Bupati juga memastikan Pemerintah Kabupaten Barru bersama DPRD akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada sektor pendidikan.

Baca Juga : Plh Sekda Barru Hadiri Pengukuhan DPP KKDB 2026-2031 di Makassar, Perkuat Sinergi Diaspora dan Pemda

Di akhir sambungan virtual, peserta upacara melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan. Suasana haru dan hangat terasa di lokasi upacara.

“Ini adalah rezeki bagi Kabupaten Barru, khususnya bagi para pendidik kita. Tidak setiap hari kita bisa terhubung langsung dengan pemerintah pusat dalam momen penting seperti ini,” ujar bupati.

Sambungan virtual tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun pendidikan. Melalui momentum Hardiknas 2026, Barru menunjukkan komitmen memperkuat pendidikan meski di tengah berbagai keterbatasan.(Adv)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646