REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, merupakan salah satu Desa yang berada di area Pegunungan, namun dalam hal ini Pemerintah Desa Mattabulu yang dipimpin oleh Jumaldi menggagas satu Inovasi dalam rangka memunculkan Icon Desa serta dapat mensejahterakan warganya.
Pada gagasan tersebut, Pemerintah Desa Mattabulu menggelar pelatihan pengolahan Kopi di Aula Kantor Desa, Senin (30/12/2019).
Sekertaris Desa Mattabulu, Abdul Kadir, yang dikonfirmasi usai menggelar pelatihan kepada Petani Kopi mengatakan bahwa setiap Kepala Keluarga (KK) diwajibkan menanam pohon Kopi sebanyak 500 pohon.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
“Ini merupakan salah satu Inovasi Desa yang diharapkan mampu mensejahterakan masyarakat Desa Mattabulu,” ucap Abdul Kadir.
Selain itu, dengan diwajibkan warga untuk menanam pohon Kopi tujuannya memunculkan Ikon Desa Mattabulu sebagai penghasil Kopi.
“Ingat Desa Mattabulu, ingat kopinya,” tambahnya.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan
Sekedar diketahui bahwa Kopi Mattabulu Kecamatan Lalabata Soppeng mampu mendapatkan Gelar Juara pertama pada ajang Herritage Cofee Festival di Makassar beberapa waktu lalu. (Yusuf)
