0%
logo header
Senin, 12 Januari 2026 20:48

Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan

Chaerani
Editor : Chaerani
PNM Makassar memberikan literasi keuangan dan digital ke Nasabah PNM Mekaar di Gowa. (Dok. PNM Makassar)
PNM Makassar memberikan literasi keuangan dan digital ke Nasabah PNM Mekaar di Gowa. (Dok. PNM Makassar)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Upaya PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendorong pemberdayaan usaha ultra mikro terus dirasakan hingga ke daerah penyangga perkotaan.

Melalui PNM Cabang Makassar, PNM secara konsisten menghadirkan akses permodalan, pendampingan, serta literasi keuangan dan digital bagi perempuan prasejahtera di Kabupaten Gowa.

Letak Kabupaten Gowa yang bersebelahan langsung dengan Kota Makassar menjadikan wilayah ini sebagai salah satu daerah prioritas pelayanan PNM. Kehadiran PNM di Gowa diharapkan mampu memperkuat peran UMKM perempuan dalam menopang perekonomian keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga : Golkar Luwu Utara Menyusul, Appi Kini Kunci 20 Dukungan DPD II Golkar se-Sulsel

Saat ini, PNM Cabang Makassar memiliki kantor layanan sebanyak 13 kantor unit Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan 1 kantor unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Gowa.

Program Mekaar sendiri menyasar segmen perempuan pengusaha ultra mikro dengan pendekatan berbasis kelompok, yang mendorong saling dukung dan disiplin usaha di antara para anggotanya.

Hingga Desember 2026, PNM tercatat telah menyalurkan lebih dari Rp219 miliar modal usaha kepada lebih dari 58.700 perempuan pengusaha ultra mikro di Kabupaten Gowa. Capaian ini mencerminkan komitmen PNM dalam memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kualitas usaha masyarakat.

Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca, Munafri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Pemimpin Cabang PNM Makassar, Yazdi Anugerah, menyampaikan bahwa kehadiran PNM tidak hanya berfokus pada penyaluran modal.

“Fokus kami melalui program Mekaar adalah agar masyarakat, dari wilayah perkotaan hingga desa, dapat merasakan langsung manfaat pemberdayaan,” katanya, dalam keterangannya, Senin, (12/01/2026).

Kabupaten Gowa yang lokasinya dekat dengan Kota Makassar memiliki peran strategis sebagai daerah penopang.

Baca Juga : Target Rampung April 2026, Perbaikan Jalan Ruas Paleteang-Malimpung-Batas Enrekang Terus Dikebut

“Sehingga kami berharap kehadiran PNM dapat membantu perempuan pengusaha agar usahanya bisa naik kelas,” ujar Yazdi.

Selain pembiayaan, PNM juga aktif memberikan pendampingan dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah di masing-masing wilayah.

“Kami memberikan berbagai pelatihan, mulai dari leadership dan soft skill, edukasi menabung, desain kemasan produk, pemasaran online dan offline, penentuan harga pokok produksi, hingga penghitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan penyusunan laporan keuangan sederhana,” lanjutnya.

Baca Juga : Motivasi Rider untuk Touring Luar Negeri, PT SJAM dan Komunitas Yamaha XMAX di Makassar Hadirkan Om Daeng

Tidak berhenti di situ, PNM juga memfasilitasi legalitas usaha bagi para nasabah secara gratis. Pihaknya memberikan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal tanpa biaya, serta mendorong nasabah menjadi Agen BRILink.

“Hingga 2024, di Kabupaten Gowa kami telah menerbitkan 5.017 NIB. Semua ini kami berikan gratis sebagai bagian dari keunikan PNM yang tidak hanya membiayai, tetapi juga mendampingi dan membantu perizinan usaha,” jelas Yazdi.

PNM Makassar juga membentuk klaster usaha di Kecamatan Tinggimoncong, Malino, dengan pendampingan khusus.

Baca Juga : Motivasi Rider untuk Touring Luar Negeri, PT SJAM dan Komunitas Yamaha XMAX di Makassar Hadirkan Om Daeng

“Nasabah di klaster ini kami dampingi melalui pelatihan tematik seperti pengemasan produk, diversifikasi usaha, serta strategi berjualan secara online dan offline. Harapannya, dengan pengetahuan yang terus meningkat, usaha semakin lancar dan kesejahteraan keluarga dapat tercapai lebih cepat,” tambahnya.

Sepanjang Desember 2025, PNM Makassar telah melaksanakan kegiatan pendampingan dan pelatihan kepada hampir 2.000 ketua kelompok Mekaar di Kabupaten Gowa melalui program Membina dan Memberdaya (MBA MAYA).

Program ini rutin digelar setiap tahun dengan materi yang terus disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan nasabah di lapangan.

Baca Juga : Motivasi Rider untuk Touring Luar Negeri, PT SJAM dan Komunitas Yamaha XMAX di Makassar Hadirkan Om Daeng

Ke depan, PNM berharap pendampingan serupa dapat terus diperluas.

“Kami berharap dapat terus mendampingi masyarakat, tidak hanya di Gowa, tetapi di seluruh wilayah kerja kami di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Papua, agar manfaat PNM semakin dirasakan. Perempuan Indonesia yang sebelumnya hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, dengan dukungan modal dan pendampingan dari PNM Mekaar, kini mampu membangun usaha, menabung, hingga perlahan memiliki tempat usaha sendiri untuk membantu perekonomian keluarga,” tutup Yazdi.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646