REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, memantau pelaksanaan vaksinasi di Posko PPKM Berskala Mikro, di Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Selasa (14/12/2021) kemarin.
Setibanya di lokasi, Andi Sudirman yang didampingi Bupat Takalar Syamsari Kitta, langsung menyapa masyarakat setempat yang sedang mengantri untuk melakukan vaksinasi.
“Berani untuk vaksin?,” tanya Andi Sudirman kepada warga, yang disambut kata iya oleh para warga yang tengah mengantri untuk vaksinasi.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
Ia juga memantau aktivitas vaksinator yang tengah melakukan vaksinasi. Bahkan dirinya pun memberikan semangat kepada para tim vaksinator dari Rumah Sakit Labuang Baji, yang dibawah naungan Pemprov Sulsel.
“Kehadiran kita untuk memberikan semangat kepada teman-teman vaksinator dari Tenaga Kesehatan Provinsi, Pemerintah Kabupaten Takalar maupun jajaran TNI-Polri yang ikut membantu pelaksanaan kebut vaksinasi ini,” ungkap Andi Sudirman.
Ia mengaku senang melihat antusiasnya masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi. “Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat besar untuk melakukan vaksinasi. Dengan harapan dapat membentuk herd immunity (kekebalan kelompok),” pungkasnya.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Lakukan Groundbreaking Matano Belt Road, Hubungkan Luwu Timur dan Sulteng Lewat Darat
Ia berharap, adanya sinergitas untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 menuju 70 persen hingga akhir tahun 2021 ini.
“Kami mengajak masyarakat Sulsel yang kami cintai. Ayo kita vaksin,” pintanya.
Sementara itu, Direktur RS Labuang Baji, Haris Nawawi, menyampaikan, target hari ini bisa melakukan vaksinasi 5.000 sasaran. “Untuk vaksinasi Senin kemarin, kami bisa dapat sasaran empat ribu warga,” ujarnya.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan
Untuk diketahui, hingga 13 Desember 2021 pukul 21.07 Wita, capaian vaksinasi Covid-19 di Sulsel untuk dosis 1 sebanyak 3.826.533 (54,21 persen), dan dosis 2 sebanyak 2.433.988 (34,48 persen). (*)
