REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Melalui Komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Papua, Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengkonfirmasi kepastian kondisi masyarakat Sulawesi Selatan yang ada di Kota Jayapura, khususnya di Kota Wamena.
“Saya telah telah mengkonfirmasi kepada Kepala Bappeda Papua, Muhammad Musa’ad dan menindaklanjuti laporannya dengan berkordinasi kepada Sekda untuk penanganan warga Sulsel di Papua,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman yang diwawancarai via telepon, Sabtu (28/09/2019).
Pemerintah Provinsi Papua diwakili oleh Kepala Bappeda Muhammad Musa’ad yang juga berasal dari Sulawesi Selatan menyampaikan laporan terkini kondisi Papua.
Baca Juga : Perkuat Kemandirian Ekonomi Pesantren, LAZ Hadji Kalla Kembangkan Unit Usaha di Ummul Qurra
Muhammad Musa’ad mengatakan warga Sulsel yang berada di Wamena telah dievakuasi ke kota Jayapura, dan yang masih berada di kota Wamena, untuk sementara di Kantor TNI dan Polri.
“Kondisi di Wamena sudah mulai membaik dibandingkan kemarin, kami memastikan bahwa warga Sulsel agar segera dievakuasi untuk mendapat perlindungan di kantor TNI-Polri, dan ke kota Jayapura,” jelasnya.
Sekertaris Daerah Sulsel, Abdul Hayat melaporkan bahwa Pemerintah Sulsel telah merespon positif kondisi di Jayapura, khususnya di Wamena. Tim medis juga telah disiapkan.
Baca Juga : Upacara HUT RI Ke-81 PLN Se-Regional Kota Makassar Berlangsung Khidmat
“Saya telah melaporkan kepada Wagub bahwa tim medis melalui Dinas Kesehatan telah disiapkan, untuk menjadi solusi persoalan kesehatan di kota Wamena dan kota Jayapura,” ungkapnya.
Diketahui bersama, Wagub Andi Sudirman mengecam perilaku kekerasan di Papua.
“Mewakili Pemprov, mengecam kejadian tindak kekerasan yang menuggangi aksi damai di Wamema, mendukung tindakan aparat kepolisisan kepada oknum yang menunggangi aksi tersebut,” ungkapnya.
Baca Juga : Upacara HUT ke-81 RI, Gubernur Sulsel Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub juga telah memerintahkan Kepada Sekda, untuk mengkordinasikan kepada perusahaan di Sulawesi Selatan yang dapat membantu. Kemudian bantuan tersebut diperuntukkan kepada warga Sulsel di Kota Wamena termasuk di pengungsian di Kota Jayapura. (Latif)
