0%
logo header
Minggu, 07 September 2025 15:07

Peletakan Batu Pertama Gedung Jemaat Masale, Wali Kota Makassar Tekankan Jaga Toleransi

Rizal
Editor : Rizal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Gereja Jemaat Masale, Klasis Makassar tengah yang terletak di Jalan Adhyaksa Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu (7/9/2025). (Foto: Istimewa)
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Gereja Jemaat Masale, Klasis Makassar tengah yang terletak di Jalan Adhyaksa Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu (7/9/2025). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Kota Makassar adalah rumah besar bagi semua agama. Karena itu, semangat toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika harus tetap dijaga oleh seluruh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Gereja Jemaat Masale, Klasis Makassar tengah yang terletak di Jalan Adhyaksa Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu (7/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan mempermudah proses perizinan rumah ibadah, selama seluruh persyaratan yang berlaku terpenuhi.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

“Inilah tugas wali kota, seorang pemimpin, bukan hanya milik sebagian kelompok, tetapi milik semuanya,” jelas Munafri.

“Pemimpin harus mampu mengayomi seluruh kebutuhan umat beragama. Karena kita hidup bermasyarakat, kita harus menjaga kerukunan antarumat agar toleransi selalu terjaga,” tambah Appi.

Munafri menilai, pembangunan gedung serbaguna yang ada di kompleks Gereja Jemaat Masale ini merupakan langkah positif.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

Gedung tersebut nantinya tidak hanya difungsikan untuk kegiatan ibadah, melainkan juga sebagai ruang pembinaan dan pendidikan karakter bagi anak-anak muda jemaat.

Lanjut dia, gedung ini akan menjadi ruang belajar tambahan bagi generasi muda gereja, untuk memperkuat iman dan taqwa bagi anak usia dini.

“Ini adalah bagian penting dalam membangun pondasi keumatan yang kuat. Apalagi di tengah derasnya arus media sosial, kita butuh benteng agar anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh infiltrasi negatif dari luar,” jelasnya.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini. Menurutnya, banyak orang cerdas secara akademik, namun lupa pada nilai etika dan keagamaan.

Karena itu, Munafri menegaskan perlunya kurikulum yang kembali menekankan pendidikan aqidah, iman, etika, serta tata krama di sekolah dasar.

“Selama ini kita sering marah kalau anak tidak ranking satu, atau tidak dapat nilai sempurna. Tapi kita kadang lupa, apakah mereka masih cinta rumah ibadahnya, apakah mereka masih mau membaca kitab sucinya. Inilah yang harus kita perhatikan bersama,” tambahnya.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

Munafri berharap kehadiran gedung serbaguna ini bukan hanya menjadi tempat aktivitas jemaat, tetapi juga wadah membangun kerukunan, memperkuat nilai-nilai agama, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Munafri juga menyumbangkan 100 sak semen untuk tahap awal pembangunan.

“Karena saya dulu bekerja di pabrik semen, jadi saya kirimkan semen 100 sak. Kalau saya kerja di pabrik pintu, mungkin pintu yang saya bawa,” kelakar politisi Golkar itu.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

“Jadi Alhamdulillah, ini yang bisa saya sumbangkan. Target kita, gedung ini selesai tidak lebih dari satu tahun,” lanjut Appi disambut tepuk tangan jemaat.

Acara peletakan batu pertama dilakukan secara berturut-turut oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Disnaker yang juga kerukunan keluarga Toraja, serta Kepala Kesbangpol yang berurusan FKUB. Hadir juga Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Wilayah IV Gereja Toraja, serta pimpinan Majelis Gereja Toraja Jemaat Masale. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646