Menurutnya, peralatan boiler merupakan jantung dari suatu PLTU, karena berfungsi menghasilkan uap yang digunakan untuk memutar turbin yang menghasilkan tenaga listrik.
“Boiler Hydrostatic Test telah selesai dilaksanakan dan hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan,” katanya.
Setelah tahap Boiler Hydrostatic Test, maka akan dilakukan pembersihan pipa boiler secara kimia, pengeringan material refractory, dan pemasangan material insulasi pipa serta pembersihan pipa boiler dengan tekanan udara tinggi atau steam blow sebelum boiler dioperasikan.
Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea
“Perjalanan menuju pengoperasian PLTU Sulsel Barru 2 ini semakin dekat, untuk kelancaran pencapaian tahapan-tahapan selanjutnya maka sinergi dan kolaborasi dari seluruh stakeholder harus terus ditingkatkan,” terang Anis.
Ia menegaskan, PLN tetap berkomitmen untuk menyelesaikan PLTU Sulsel Barru-2 yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagai bentuk upaya PLN dalam meningkatkan pasokan listrik dan menjaga keandalan listrik sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan pengujian ini dihadiri langsung oleh perwakilan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan dan perwakilan Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) yang bertugas untuk membantu pemenuhan dalam hal syarat-syarat K3 sesuai dengan peraturan yang berlaku. (Rhy)
