REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUKAR — Safari Ramadan yang digelar di Masjid Al-Falah, Kelurahan Melayu, menjadi momen penuh kepedulian bagi korban kebakaran yang terjadi pada siang hari. Rombongan yang hadir dalam kegiatan ini tidak hanya mengisi malam ke-19 Ramadan dengan ibadah, tetapi juga membawa bantuan bagi warga terdampak.
Musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.00 WITA siang menghanguskan beberapa rumah dan menyebabkan satu rumah lainnya terdampak. Berdasarkan laporan yang diterima dari Lurah setempat, setidaknya 10 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat insiden tersebut.
Camat Tenggarong, Sukono mengatakan yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada para korban.
Baca Juga : DPMD Kukar Perkuat Program RT dan Dorong Kesejahteraan Warga Muara Jawa
“Kami atas nama pribadi dan pemerintah kecamatan Tenggarong menyampaikan belasungkawa atas terjadinya kebakaran di wilayah Kelurahan Melayu. Semoga para korban diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya, Selasa (18/03/2025) malam.
Sebagai bentuk kepedulian, bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya diberikan kepada korban kebakaran. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari pasca-musibah.
“Kami berharap dengan adanya bantuan ini, setidaknya bisa sedikit mengurangi beban mereka yang kehilangan rumah dan harta benda,” tambahnya.
Baca Juga : Desa Dorong Perbaikan Layanan: FKP DPMD Kukar Jadi Ajang Penyampaian Tuntutan dan Harapan Desa
Selain bantuan yang diberikan oleh rombongan Safari Ramadan, Camat Tenggarong juga berharap agar warga sekitar turut memberikan dukungan kepada keluarga korban.
“Ucapan bela sungkawa bagi warga terdampak, masyarakat dengan mendorong masyarakat agar saling membantu, karena kepedulian kita bisa menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang tertimpa musibah,” katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa musibah bisa datang kapan saja. Namun, di bulan suci Ramadan, semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga semakin terasa. Diharapkan, kebersamaan ini dapat terus terjalin, tidak hanya dalam menghadapi bencana tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
