0%
logo header
Kamis, 29 Mei 2025 01:56

Pemkab Gowa Berhasil Turunkan Prevalensi Stunting Hingga 17 Persen

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud (kedua kanan) saat melakukan pemaparan pada Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting, di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud (kedua kanan) saat melakukan pemaparan pada Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting, di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa berhasil menurunkan angka prevelensi stunting hingga 17 persen pada periode 2024. Keberhasilan tersebut sebagai bukti pemerintah daerah mampu menunjukkan komitmennya dalam penanganan stunting.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud mengatakan, pada 2022 Stunting Gowa berada di angka 33 persen mengalami penurunan signifikan menjadi 21,1 di 2023. Kemudian di periode 2024 kembali turun menjadi 17 persen.

“Alhamdulillah capaian ini berkat adanya komitmen dari Pemerintah Kabupaten Gowa yang aktif dan serius dalam penanganan stunting yang merupakan salah satu program prioritas nasional ini,” ungkapnya, saat melakukan pemaparan pada Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting, di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, kemarin.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

Dirinya mengaku penurunan tersebut hasil kolaborasi dari seluruh stakeholder terkait yang bekerja sesuai dengan tugas masing-masing sehingga terlaksana dengan baik di lapangan.

“Jadi kita memang konvergensi, semua yang kita rencanakan itu sudah betul-betul terlaksana di lapangan. Intinya ini berkat kolaborasi dari semua pihak khususnya dukungan dari pimpinan,” jelasnya.

Salah satu program yang dilaksanakan yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau Genting yang tersebar di Kabupaten Gowa, mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

Kemudian Gassing Nganre yang merupakan kegiatan kolaboratif dengan melakukan pemberian makanan tambahan kepada sasaran ibu hamil dan baduta dimana penyediaan bahan sumber makanannya dari bapak asuh anak stunting dan diolah di dapur Dashat.

“Semua ini kita implementasikan dengan baik bahkan Gassing Nganre ini sudah ada sejak 2023 yang terus kita lakukan hingga saat ini sehingga stunting kita juga terus mengalami penurunan,” jelasnya.

Ia berharap, penilaian kinerja penurunan stunting tersebut dapat berkolerasi dengan penurunan yang terjadi saat ini sesuai kondisi lapangan.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Sementara salah satu tim penilai, Hanura menyampaikan selamat atas penurunan stunting yang terjadi di Kabupaten Gowa dan mengimbau daerah lain bisa ikut mencontoh hal ini.

“Yang menarik adalah turunnya stunting Kabupaten Gowa dari tahun ke tahun. Ini daerah lain jika ada yang mau mencontoh silahkan datang ke Gowa, dan boleh menyampaikan upaya atau kiat apa sehingga stunting dapat terus mengalami penurunan,” terangnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646