REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa bersama jajaran TNI dan Polri melalui Polres Gowa dan Kodim 1409 Gowa memastikan pengamanan sepanjang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pengamanan ini dilakukan untuk menjadikan wilayah berjuluk Butta Bersejarah ini tetap aman, khususnya pada peringatan Nataru. Tim pengamanan yang terdiri dari jajaran Pemkab Gowa, Polres Gowa dan Kodim Gowa ini nantinya akan melakukan Operasi Lilin 2022.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, upacara Operasi Lilin ini dilakukan untuk mengecek kesiapan seluruh pihak agar saat melakukan pengamanan nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diingankan.
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
“Apel tadi dilaksanakan untuk memastikan seluruh stakeholder terkait siap melakukan pengamanan,” ungkapnya usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022, di Pelataran Istana Tamalate, kemarin.
Lanjutnya, pengamanan juga dilakukan di sejumlah daerah yang memiliki jumlah dan mobilitas penduduk yang tinggi. Terlebih wilayah yang memiliki tempat pariwisata dan kerap dikunjungi oleh masyarakat diluar Kabupaten Gowa, seperti di Kecamatan Tinggimoncong.
“Sebenarnya yang perlu kita waspadai hanya kecamatan yang jumlah penduduknya tinggi seperti di Tinggimoncong karena terdapat tempat pariwisata yaitu Malino, dan lainnya,” jelasnya.
Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel
Olehnya ia berharap melalui apel yang dilaksanakan dan pengamanan nantinya akan membuat Gowa tetap aman dan kondusif.
Sementara Kapolres Gowa, AKBP Tri Gofaruddin mengungkapkan, pihaknya menyiapkan sebanyak 150 personil ditambah personil Kodim Gowa sebanyak 20 orang dan Satpol PP Kabupaten Gowa sebanyak 20 orang.
“Total sekitar 190 orang bersama dari Pemda dan TNI karena ada beberapa titik seperti batas kota, sekitar Parangloe dan Hutan Pinus Malino yang akan kita awasi dengan ketat,” jelasnya.
