0%
logo header
Rabu, 20 Agustus 2025 23:42

Pemkot Makassar Gelontorkan Rp40 Miliar untuk Wujudkan Karebosi Baru

Rizal
Editor : Rizal
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda. (Foto: Istimewa)
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memastikan program revitalisasi kawasan bersejarah Lapangan Karebosi akan segera direalisasikan sebagai salah satu proyek strategis kota.

Proses perencanaan teknis dan pengawasan kini tengah disiapkan secara menyeluruh, mengingat Karebosi bukan hanya alun-alun utama, tetapi juga simbol identitas Kota Makassar.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda mengungkapkan bahwa hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menjadi dasar dilakukan penyesuaian desain revitalisasi.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

“Untuk Lapangan Karebosi, sudah diaudit oleh BPKP. Salah satu hasilnya adalah bisa merubah desain. Jadi, ada beberapa bagian desain yang akan kita ubah,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).

Lapangan Karebosi, ikon dan jantung Kota Makassar, bersiap tampil dengan wajah baru. Pemerintah Kota Makassar mematangkan rencana revitalisasi kawasan bersejarah ini dengan persiapan teknis dan pengawasan yang menyeluruh.

Desain baru tetap mempertahankan ciri khas Karebosi, namun disempurnakan dengan sentuhan modern agar lebih nyaman dan fungsional bagi masyarakat.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

Nantinya masuk ke review perencanaan, kemudian setelah itu dianggarkan di APBD Pokok dengan sistem multiyears. Harapannya, tender bisa dilaksanakan di awal tahun 2026, lalu dikerjakan selama 12 bulan.

“Ada beberapa skema tender. Tapi kalau tidak memungkinkan, akan dilanjutkan dengan sistem multiyears,” jelasnya.

Lapangan Karebosi pun segera bertransformasi lewat proyek revitalisasi berskala besar. Pemerintah Kota Makassar menyiapkan anggaran lebih dari Rp40 miliar untuk tahap awal pada 2026.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Dan akan dilanjutkan dengan sistem multiyears demi memastikan setiap tahap pembangunan berjalan tuntas dan berkualitas. Nantinya desain akan tetap mempertahankan karakter utama Karebosi namun dikemas lebih modern dan nyaman bagi masyarakat.

Andi Zulkifly menambahkan, alokasi anggaran awal untuk tahun 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp40 miliar, disusul kebutuhan anggaran pada tahun berikutnya.

Anggaran tersebut mencakup seluruh komponen pekerjaan yang sudah dipilah berdasarkan batasan mana yang dilanjutkan dan mana yang tidak.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

“Semua sudah dihitung, termasuk komponen yang bisa digunakan kembali. Tinggal dibuatkan review, lalu perencanaan, dan tender dini,” ujarnya.

Meski ada perubahan, desain baru Karebosi tetap mempertahankan konsep utama. Perubahan hanya sekitar 20 sampai 30 persen dari desain awal, termasuk tetap mempertahankan fasilitas jogging track yang menjadi salah satu ikon aktivitas warga.

“Revitalisasi Lapangan Karebosi diharapkan menjadi penguatan fungsi ruang publik sekaligus penataan wajah kota, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat,” tukasnya.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

Sedangkan, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Fadli Wellang, memastikan pihaknya tengah melakukan review untuk kebutuhan anggaran pembangunan lanjutan stadion.

“Penganggarannya tetap di Dispora. Tahun ini kita hitung kembali berapa kebutuhan untuk dimasukkan ke anggaran pokok, selanjutnya ada MoU dengan DPRD untuk pembangunan secara multiyears atau tahun jamak,” jelas Fadli.

Selain fasilitas utama yang sebelumnya disampaikan Wali Kota, Fadli mengungkapkan sejumlah tambahan juga akan dihadirkan.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

Antara lain penyediaan loker, wastafel dengan air minum, hingga perubahan material lantai dari tegel menjadi rubber demi kenyamanan pengguna.

“Lintasan lari juga akan disempurnakan untuk mengurangi manuver pejalan kaki,” tambahnya.

Adapun untuk sky track atau lintasan melayang, Fadli menegaskan proyek tersebut tetap dilanjutkan karena sebagian besar konstruksinya sudah berdiri.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

“Sebanyak 64 tiang sudah terbangun, sehingga tidak mungkin dibongkar karena bisa menimbulkan kerugian negara. Jadi proyeknya akan tetap diteruskan,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646