0%
logo header
Jumat, 05 September 2025 13:22

Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi dengan BEM Lintas Kampus di Makassar

Rizal
Editor : Rizal
Silaturahmi dari BEM lintas kampus bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (4/9/2025) malam. (Foto: Istimewa)
Silaturahmi dari BEM lintas kampus bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (4/9/2025) malam. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi bersama aktivis mahasiswa dari berbagai kampus.

Hal ini ditandai dengan silaturahmi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) lintas kampus bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (4/9/2025) malam.

Pertemuan tersebut dihadiri Sekda Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Plt Kadispora Makassar Fadli Wellang, Kepala Kesbangpol Makassar Fatur Rahim, serta Kasatpol PP Makassar, Hasanuddin.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

Turut hadir perwakilan BEM Unibos, BEM UMI, BEM UNM, BEM UIN Alauddin, BEM Unifa, BEM Unismuh, serta beberapa perwakilan aktivis BEM Kampus lainya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Pemkot Makassar senantiasa membuka ruang interaksi dengan mahasiswa.

Baik untuk menyalurkan aspirasi, mengasah minat dan bakat, maupun mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh masukan dan pemikiran dari adik-adik mahasiswa. Karena itu, ruang komunikasi seperti ini harus terus kita jaga, bahkan bisa kita lakukan rutin setiap bulan,” tegas Munafri.

Menurutnya, peran mahasiswa sebagai generasi muda dan aset bangsa sangat penting, terutama dalam menjaga idealisme dan gerakan moral untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Yang paling penting dari pertemuan ini bukan sekadar diskusi, tapi bagaimana hasil tukar pikiran bisa diimplementasikan bersama. Bukan hanya jadi catatan, tetapi harus nyata memberi manfaat bagi masyarakat,” jelas Munafri.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Appi, sapaan akrabnya, juga menekankan pentingnya membangun kesamaan pandangan antara pemerintah dan mahasiswa lintas kampus.

Ia mengakui tidak semua kebijakan pemerintah selalu dianggap baik oleh semua pihak, sehingga ruang dialog harus terbuka sebagai wadah pertukaran pemikiran.

“Dari sudut pandang pemerintah, bisa jadi yang kami anggap baik, belum tentu baik menurut masyarakat atau mahasiswa,” tuturnya.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

“Karena itu kita harus bertemu, berdiskusi, lalu mencari titik temu. Yang terpenting, hasilnya bisa kita jalankan bersama-sama,” lanjutnya.

Lebih jauh, Appi menekankan bahwa ke depan Pemkot Makassar berkomitmen menjaga kondusivitas kota dengan melibatkan mahasiswa sebagai mitra strategis.

“Kami pemerintah Kota Makassar akan  hadir. Pertemuan seperti ini harus rutin, supaya kita bisa sama-sama menjaga kota ini tetap aman, kondusif, dan berkembang dengan baik,” terang Munafri.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

Pemerintah Kota Makassar melalui Wali Kota Munafri menyambut positif sikap jernih yang disampaikan para aktivis kampus.

Appi menegaskan bahwa pemerintah akan selalu berada di barisan mahasiswa dalam menjaga kondusifitas kota dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Yang paling penting adalah kita sama-sama menjaga Makassar tetap aman, demokratis, dan menjadikan setiap aspirasi mahasiswa sebagai masukan untuk pembangunan. Pemerintah tidak akan menutup diri, dan kami ingin ruang diskusi ini bisa rutin dilakukan,” demikian Appi. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646