0%
logo header
Kamis, 02 Mei 2019 11:30

Ponpes Yarsib Lahirkan Penghafal Al-Quran, Bupati Soppeng : Tahun Depan Kita Tambah Anggarannya

Peringatan Isra Mi'raj sekaligus Penamatan Santri Pondok Pesantren Yasrib Kabupaten Soppeng, Rabu (01/05/2019).
Peringatan Isra Mi'raj sekaligus Penamatan Santri Pondok Pesantren Yasrib Kabupaten Soppeng, Rabu (01/05/2019).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng melakukan kegiatan Keagamaan yakni Peringatan Isra Mi’raj sekaligus Penamatan Santri di halaman Pondok Pesantren Yasrib Kabupaten Soppeng, Rabu (01/05/2019) kemarin.

Peringatan Isra Mi’raj dengan mengangkat tema menanamkan nilai-nilai agama dan ilmu budi pekerti yang leluhur, cinta bangsa dan tanah air untuk menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

Ketua panitia, Huzaini, dalam laporannya mengungkapkan bahwa penamatan santri terdiri dari tingkatan RA, MTS, Ms Mdh penamatan Jurumiyah dan Tahfizul Qur’an yang jumlahnya memcapai 450 orang diwisuda.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

“Kami sampaikan kepada bapak Bupati Soppeng dan Gubernur bahwa di kegiatan ini menjadi proposal lisan mengenai program kedepan,” ungkap Huzaini.

Huzaini menambahkan dengan menginginkan setiap Desa/Kelurahan mengutus 1 orang Putra/Putri terbaik untuk menghafal Alqur’an di Pesantren Yasrib Watansoppeng.

“Semoga Bapak Bupati meresponnya dan Insah Allah 2 sampai 3 Tahun kedepan kita memproduksi minimal 70 orang penghafal Alqur’an,” ungkapnya lagi.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

“Kami inginkan ayo ke Soppeng karena kotanya yang religius dan kota yang penghafal Alqur’an,” tambahnya.

Sementara, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak dalam sambutannya mengaku berbahagia menyaksikan penamatan Santri, serta menilai bahwa Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng yang terbaik di Kabupaten Soppeng.

“Saya sangat bangga, Insya Allah Kami siap membantu anak-anak yang berprestasi,” ucap Andi Kaswadi Razak.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

“Tahun depan anggarannya ditingkatkan demi untuk mencerdaskan orang Soppeng,” janji Orang nomor satu di Kabupaten Soppeng ini.

Ditambahkan bahwa kegiatan ini dapat dimanfaatkan,kesempatan Belajar sehingga bisa berprestasi.

“Pondok pesantren Yasrib mempunyai keterbatasan tetapi mampu mencetak Alumni berprestasi dan penghafal Alqur’an,” ungkap HA.Kaswadi Razak lagi.

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

“Ini menjadi perhatian bagi kita semua,” tambahnya.

Sedangkan sambutan Gubernur Sulsel yang dibacakan Kepala Biro Kesra Provinsi Sulawesi Selatan, Herman mengucapkan selamat kepada Santri yang telah menyelesaikan Studinya.

“Semoga apa yang telah diraih dapat dikembangkan utamanya dibidang Keagamaan,” kata Herman.

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

Disampaikan pula bahwa Program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mempunyai Program yakni setiap Desa/Kelurahan terdapat 1 orang penghafal Alqur’an sehingga kedepan setiap Mesjid ada penghafal Alqur’annya.

Turut hadir yakni pembawa Hikmah Isra Mi’raj DR.KH.Hamzah Harun Al-kitab Rasyid (Ketua Tanfiziyah PW NU Sulsel), Sekda Soppeng A. Tenri Sessu, Forkopimda Soppeng, Para Skpd, Kabag, Camat, Lurah dan Kepala Desa serta Ketua dan Anggota TP PKK Kabupaten Soppeng.

(Yusuf)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646