REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof Dr Nurliah Nurdin adalah sosok perempuan yang menginspirasi. Memimpin kampus besar di Jakarta, perempuan kelahiran Parepare, 10 Juli 1972 memiliki inovasi dan gaya kepemimpinan yang menarik.
Jarum jam masih menunjukkan pukul 07.00 Wita. Prof Nurliah sudah tiba di kampus. Sebelum masuk ke ruangannya di Lantai 2 Gedung STIA LAN, alumni Universitas Hasanuddin ini menyempatkan keliling kampus yang luasnya 10 hektare.
Tidak hanya dipenuhi tanaman buah-buahan, kampus Politeknik STIA LAN juga rindang dan sejuk dengan aneka bunga-bunga yang tertata rapi.
Baca Juga : Indosat Bawa Industri Jasa Keuangan Bertransformasi Menuju Teknologi Digital Berbasis AI
“Di sini ada lima prodi jadi tiap prodi kami buatkan lomba keindahan taman. Kalau lingkungan kerja kita bersih, rapi dan indah, pasti karyawannya lebih produktif,” terang Prof Nurliah, Jumat (27/01/2023).
Menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan bersih hanya salah satu kiat kepemimpinan yang diciptakan Prof Nurliah di lingkungan kampus.
Prof Nurliah mengaku sudah menganggap seluruh staf dan karyawan bahkan tukang sapu dan security sebagai bagian dari keluarga. Baginya, kantor harus bisa senyaman rumah.
Baca Juga : OJK Ajak Prajurit TNI Kodam Tanjungpura Pahami Pengelolaan Keuangan yang Baik
“Dulu kampus ini hanya untuk ASN. Sekarang kami terbuka untuk umum dengan lima program studi. Yakni Sarjana Administrasi Pembangunan Negara, Sarjana Administrasi Bisnis Sektor Publik, Sarjana Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur, Magister Administrasi Pembangunan Negara, dan Doktor Administrasi Pembangunan Negara,” urainya.
Prof Nurliah Nurdin menjadi Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta sejak 2019. “Saya diperbantukan di sini. Tugas sebagai dosen di IPDN tetap saya jalankan,” jelas guru besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri ini.
Prof Nurliah terpilih kembali untuk mengemban amanah sebagai Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta melalui mekanisme Pemilihan Senat dan Kepala LAN RI pada 2022 lalu untuk masa bakti 2022-2026. Dengan begitu ia menjadi direktur perempuan pertama di STIA LAN.
Baca Juga : Jumlah Konsumen Aset Kripto Meningkat, Transaksi Tembus Rp49,28 Triliun
Sejumlah terobosan dilakukan sejak memimpin STIA LAN Jakarta. Termasuk menciptakan kampus ramah anak dan perempuan dengan menghadirkan ruang bermain anak, ruang laktasi, dan ada sudut baca digital bantuan dari Perpustakaan Nasional.
STIA LAN Jakarta juga menjadi kampus dengan sejumlah penghargaan dan prestasi nasional.
“Insya Allah Politeknik STIA LAN Jakarta akan semakin unggul dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tandas ibu dua putra, Sean dan Arung.
Baca Juga : Generasi Muda Diajak Jadi Investor Cerdas dan Berintegritas
Saat ini Politeknik STIA LAN Jakarta memiliki visi menjadi perguruan tinggi unggulan dalam Pendidikan vokasi dan Pendidikan profesi di bidang administrasi negara bagi penyelenggara pemerintahan dan pembangunan. (*)
