0%
logo header
Selasa, 11 April 2023 16:09

PT ADM Catat Penjualan Daihatsu Melonjak Positif di 2022

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala Wilayah Indonesia Bagian Timur (IBT) PT Astra International Tbk Daihatsu Tulus Pambudi saat mempresentasikan kondisi bisnis Daihatsu di Sulawesi Selatan, di sela-sela Peluncuran Daihatsu All New Ayla, kemarin. (Chaerani/Republiknews.co.id)
Kepala Wilayah Indonesia Bagian Timur (IBT) PT Astra International Tbk Daihatsu Tulus Pambudi saat mempresentasikan kondisi bisnis Daihatsu di Sulawesi Selatan, di sela-sela Peluncuran Daihatsu All New Ayla, kemarin. (Chaerani/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat penjualan produk Daihatsu di periode tiga tahun terakhir mengalami lonjakan positif di wilayah Indonesia Bagian Timur, khususnya di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar.

Kepala Wilayah Indonesia Bagian Timur (IBT) PT Astra International Tbk Daihatsu Tulus Pambudi mengatakan, penjualan produk Daihatsu di Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan positif. Pada periode 2019 secara ritel sales Daihatsu berhasil menjual 9.690 unit di seluruh produk. Mulai dari Xenia, Luxio, Terios, Rocky, Ayla, Sigra, dan lainnya.

Kemudian pada penjualan produk Daihatsu di 2020 atau bertepatan di era pandemi Covid-19 yakni 6.080 unit. Kondisi ini tentunya mengalami penurunan yang cukup signifikan seiring dengan anjloknya kondisi perekonomian akibat dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

“Hanya saja di 2021, kondisi penjualan Daihatsu kembali mulai mengalami pertumbuhan yang baik. Meskipun belum seperti penjualan sebelumnya, atau hanya berhasil dijual 8.585 unit di Sulawesi Selatan,” katanya dalam keterangannya, kemarin.

Tulus menyebutkan, kondisi penjualan Daihatsu di Sulawesi Selatan kembali mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan di periode 2022. Dimana penjualannya berhasil tumbuh hingga 10.192 unit.

“Dengan kondisi tersebut mencatatkan penjualan Daihatsu di Sulawesi Selatan berhasil naik 19 persen jika dibandingkan pada 2021 lalu,” terangnya.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Kondisi pertumbuhan penjualan Daihatsu yang tumbuh positif secara berturut-turut tentunya berdampak pada kenaikan market share yang ada. Pada 2019 lalu berhasil mencatat market share sebesar 25,42 persen, kemudian di 2020 market share tersebut mengalami penurunan, meskipun tidak terlalu signifikan.

“Di 2020 meskipun marketnya turun tetapi market share kita tetap masih di 23,63 persen,” terangnya.

Kemudian pada 2021 market share kembali mengalami kenaikan, meskipun kondisinya tidak terlalu signifikan atau sebesar 23,48 persen. Selanjutnya di periode 2022, berhasil melonjak market share sebesar 25,95 persen. Bahkan di periode Januari 2023 ini market share Daihatsu berhasil mencapai sebesar 30,24 persen.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

“Kondisi market share Daihatsu di Sulawesi Selatan pada 2022 lalu mengalami kenaikan dari 25 persen ke 30,24 persen,” jelas Tulus.

Kemudian secara jenisnya, market share Daihatsu di Sulawesi Selatan di jenis Low Cost Green Car (LCGC) Hatchback untuk kelas Multi-Purpose Vehicle (MPV) juga mengalami pertumbuhan positif. Jika di 2019 penjualan Daihatsu pada kelas MPV sebanyak 490 unit, maka 2020 mengalami penurunan di 318 unit, selanjutnya di 2021 penjualan kelas MPV naik sebesar 367 unit, dan periode 2022 lalu mengalami kenaikan di 417.

“Meskipun belum bisa mencapai penjualan di angka 2019, tetapi di 2023 sudah bisa mencapai 457 di periode Januari. Sehingga berkontribusi terhadap market total sebesar 24 persen, dan LCGC di 54 persen terhadap total market LCGC,” jelas Tulus Pambudi.

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

Jika dilihat pada kontribusi Daihatsu Ayla terhadap total penjualan Ayla yakni total auto di Sulawesi Selatan pada 2019 mencapai 9.000, kemudian sampai dengan 2022 adalah 10 ribu unit.

“Kontribusi Ayla terhadap total adalah 9,0 persen, sementara di 2021 11,4 persen, tetapi jika pada gabungan Ayla dan Sigra atau LCGC total kita mengalami kenaikan di 2022 menjadi 21,3 persen,” jelas Tulus Pambudi lagi.

Sebelumnya, Chief Executive PT Astra Internasional – Daihatsu Supranoto mengatakan, penjualan (market share) produk Astra Daihatsu secara nasional itu cukup tinggi pada 2022 lalu yakni sebesar 18,6 persen. Pencapaian market share ini melebihi penjualan di 2019 yang lalu.

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

“Penjualan yang cukup tinggi ini menjadi rekor terbaru dari rekor tertinggi yang pernah terpecahkan. Ini pun mengantarkan Daihatsu berada di posisi kedua penjualan otomotif terbesar yang ke-14 kalinya dalam 14 tahun berturut-turut,” katanya singkat.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646