REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menginstruksikan agar pemerintah, baik kecamatan, desa dan kelurahan agar mulai mendirikan posko terpadu bencana. Hal tersebut sebagai upaya antisipasi menjelang puncak musim hujan yang diprediksi akhir Desember 2024 mendatang.
“Posko terpadu ini dibuat di tingkat kabupaten sebagai posko utama. Lokasinya di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran, kemudian di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan juga dibuat posko di kantor masing-masing,” kata Adnan saat memimpin Rapat Koordinasi bersama para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, kemarin.
Sebagai penangggungjawab posko kabupaten, dirinya menunjuk lima SKPD terkait. Antara lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Sosial.
Baca Juga : Targetkan 12 Ribu Peserta, Munafri Pimpin Rakor Persiapan Makassar Half Marathon 2026
“Mulai dari sekarang persiapkan poskonya, hari ini atau besok sudah selesai. Begitupun Posko di kecamatan, desa dan kelurahan. Nanti kita akan turun cek poskonya,” harapnya.
Ia mengatakan, posko ini dibangun untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat terjadi di musim hujan. Apalagi sesuai dengan prediksi BMKG, puncak musim hujan akan terjadi di akhir Desember 2024.
“Di prediksi BMKG mulai 24 Desember hingga Februari 2025 mulai masuk puncak musim hujan. Makanya perlu ada langkah antisipasi jika ada hal-hal yang terjadi diluar kendali kita, misalnya bencana banjir maupun longsor,” ujarnya.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Perencanaan Program Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat di 2026
Bupati Gowa dua periode ini juga meminta agar posko yang didirikan harus dilengkapi dengan peralatan yang dapat digunakan saat bencana. Termasuk melakukan koordinasi. Misalnya, di tingkat kecamatan, harus saling koordinasi dengan Tripika dan lurah/kepala desa agar rutin melaporkan situasi wilayah masing-masing.
“Saya juga minta Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gowa terus mengirim update-an prakiraan cuaca dari BMKG di grup. Begitupun camat, lurah dan kepala desa terus meng-update prakiraan cuaca dari BMKG,” tegas Adnan.
