0%
logo header
Kamis, 29 September 2022 15:52

Pustral UGM Bersama Melbourne University Jadikan Parepare Pusat Studi Pembangunan Jalur Kereta Api

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Pustral UGM Bersama Melbourne University Jadikan Parepare Pusat Studi Pembangunan Jalur Kereta Api
Pustral UGM Bersama Melbourne University Jadikan Parepare Pusat Studi Pembangunan Jalur Kereta Api

PAREPARE — Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta bekerjasama dengan Melbourne University, Australia menjadikan Kota Parepare sebagai pusat studi terkait pembangunan jalur kereta api di Sulawesi Selatan.

Penelitian kolaboratif itu bertajuk Assessment of Policy Coordination and Communication in the Development of the Makassar-Parepare Railway Line.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare, Zulkarnaen Nasrun yang mewakili Kepala Bappeda, Samsuddin Taha menerima kunjungan Juwono Sumardjito dari Pustral Universitas Gadjah Mada bersama rombongan melakukan diskusi di Ruang Rapat Bappeda Parepare, Kamis, 29 September 2022.

Baca Juga : Pemkot Parepare Tegaskan THR dan Gaji ke-13 Guru Tetap Terbayarkan

“Jadi kami memfasilitasi Tim Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM dalam rangka pengumpulan data/informasi untuk perumusan rekomendasi kebijakan pelaksanaan pembangunan jalur kereta api Makassar-Parepare,” kata Zulkarnaen.

Salah satu kesimpulan diskusi, kata Zulkarnaen, adalah kepastian waktu proses pembebasan lahan dan pelaksanaan pembangunan rel kereta api di Parepare.

“Berdasarkan data awal, kebutuhan lahan sekitar 51 hektare dan panjang lintasan sekitar 10,3 km di Parepare,” ungkap Zulkarnaen.

Baca Juga : Parepare Raih Dua Penghargaan Prestisius dari Kemenkumham Sulsel, Terbaik Perencanaan Perda dan Tercepat Bentuk Posbakum

Jalur kereta api Makassar–Parepare ini akan dibangun sepanjang kurang lebih 145 kilometer. Itu merupakan tahap pertama dari pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi dari Makassar menuju Parepare.

Proses peletakan batu pertama pembangunan jalur kereta api lintas Makassar-Parepare dilakukan pada 18 Agustus 2014 di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru.

Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan meresmikan proyek strategis nasional Kereta Api Makassar-Parepare segmen I pada akhir Oktober 2022. Segmen I jalur kereta api ini menghubungkan Stasiun Barru hingga Stasiun Maros sepanjang 71 kilometer. (Adv)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646