BARRU – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Barru dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Barru, Sabtu (14/3/2026).
Penyerahan LKPJ dilakukan bersama Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Barru Syamsuddin Muhiddin dan dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekda Barru, pimpinan OPD, anggota DPRD, camat, lurah, kepala desa, serta tenaga ahli DPRD.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan LKPJ menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah kepada DPRD dan masyarakat atas pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan selama tahun 2025.
Baca Juga : Bupati Barru Buka Peluang Kolaborasi dengan Kampus dan BRIN Kembangkan Potensi Daerah
“LKPJ ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi ruang akuntabilitas publik untuk menyampaikan capaian dan hal yang masih perlu kita perbaiki bersama,” ujar Andi Ina.
Ia menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang masih menjadi tantangan utama. Dari kebutuhan sekitar 600 kilometer jalan mantap, baru sekitar 30 persen yang berada dalam kondisi baik.
“Ini menjadi catatan penting. Harapan kami dalam lima tahun ke depan, jalan mantap di Barru bisa mencapai 70 sampai 80 persen,” katanya.
Baca Juga : Hadiri HBDI ke-118, Bupati Barru Dukung Senam Taichi Jadi Agenda Rutin Car Free Day
Bupati juga meminta penguatan pengawasan terhadap kualitas pekerjaan infrastruktur agar pembangunan tidak cepat rusak dan membebani anggaran berulang.
Di sisi lain, ia menyampaikan sejumlah indikator pembangunan menunjukkan perbaikan. Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 74,51 pada 2024 menjadi 75,41 pada 2025. Angka kemiskinan turun dari 8,31 persen menjadi 8 persen. Tingkat pengangguran juga turun dari 6,42 persen menjadi 5,07 persen.
Pertumbuhan ekonomi turut naik dari 4,93 persen menjadi 5,16 persen. Pendapatan per kapita masyarakat meningkat dari sekitar Rp52 juta menjadi sekitar Rp56 juta pada periode yang sama.
Baca Juga : Sambut HBDI ke-118, Bupati Barru Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Lewat Senam Tai Chi
Realisasi pendapatan daerah tahun 2025 tercatat Rp895,01 miliar dari target Rp915,97 miliar atau 97,71 persen. Belanja daerah terealisasi Rp890,52 miliar dari anggaran Rp970,89 miliar atau 91,72 persen.
Bupati menyebut belanja daerah tetap difokuskan pada pelayanan dasar, terutama pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Ia juga menjelaskan laporan keuangan dalam LKPJ masih berstatus unaudited karena masih dalam proses audit Badan Pemeriksa Keuangan.
Baca Juga : Pemkab Barru Gandeng STIA LAN Makassar, Perkuat Inovasi Daerah dan Tata Kelola Desa
Dalam forum itu, Bupati menyampaikan APBD Barru tahun 2026 berada pada kisaran Rp700 miliar dan menjadi yang terendah di Sulawesi Selatan. Ia menilai kondisi tersebut perlu disikapi secara realistis.
“Lebih baik APBD kecil tetapi realistis dan jelas sumbernya, daripada besar tetapi tidak jelas dan berisiko menjadi beban daerah,” ujarnya.
Ketua DPRD Barru Syamsuddin Muhiddin menyampaikan pembahasan LKPJ akan dimulai 25 Maret melalui Badan Anggaran, dilanjutkan di komisi dan rapat gabungan komisi. Hasil pembahasan ditargetkan selesai 30 Maret sebelum Musrenbang 31 Maret.
