REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Sebanyak Rp4,60 triliun penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) menyasar sektor pertanian dari total penyaluran KUR di Sulawesi Selatan. Hal ini menandakan bahwa pertanian masih menjadi skala prioritas ekonomi masyarakat di Sulawesi Selatan.
“Share penyaluran KUR kita ke sektor pertanian itu sebesar 49,15 persen dari total yang sudah disalurkan hingga Juli 2025 sebanyak Rp9,36 triliun,” terang Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, Moch. Muchlasin, dalam keterangannya, kemarin.
Sementara pada total penyaluran KUR tersebut telah menjangkau ke 163.776 debitur. Sementara pada sektor lainnya yakni perdagangan besar dan eceran sebesar Rp3,02 triliun atau 32,22 persen.
“Memang sektor perdagangan baik eceran masih mendominasi tapi pertumbuhannya negatif, sedangkan di sektor pertanian ini pada KUR-nya pertumbuhannya lebih cepat,” ujarnya.
Muchlasin mengatakan, penyaluran KUR jika dilihat dari sisi segmentasi yaitu terbanyak ke segmen mikro dengan penyaluran Rp7,21 triliun atau dengan share 77,06 persen, kemudian menyusul pada segmen kecil sebesar Rp2,12 triliun.
Adapun dalam sebaran kabupaten dan kota pada penyaluran KUR terbanyak di Kabupaten Bone sebesar Rp953 miliar dengan share 10,18 persen, Kota Makassar sebesar Rp880 miliar dengan share 9,40 persen, dan Kabupaten Gowa sebesar Rp714 triliun.
“Kenapa di Bone karena memang sektor pertanian disini kita ketahui sebagai pusatnya pertanian di Sulawesi Selatan,” tutup Muchlasin.
