REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – DPRD Kabupaten Wajo melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Makassar dalam rangka mempelajari pembenahan terhadap sistem pendidikan di Kota Makassar.
Kunjungan ini diterima Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Nurhaldin didampingi Anggota Komisi C DPRD Makassar Anwar Faruq, serta Kasubag Protokol DPRD Makassar Puspawati Hera, Jumat (20/8/2021). Bertempat di Ruang Protokol Sekretariat DPRD Makassar.
Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Nurhaldin memaparkan sejumlah langkah-langkah DPRD Makassar dalam penanganan sistem pendidikan di Kota Makassar. Mulai dari ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan hingga percepatan pendanaan kegiatan penunjang pendidikan.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
Koordinator Komisi D DPRD Makassar ini juga menjelaskan bahwa pihaknya telah memecahkan solusi ketersediaan bangku SMP bagi sejumlah siswa yang kemungkinan tidak mengakomodir alumni SD.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan seluruh kepala sekolah SD dan SMP. Hasilnya, kami dapatkan 10.000 siswa yang tidak terakomodir di SMP, itu Alhamdulillah bisa mengikuti pendidikan dengan baik,” ujar legislator Fraksi Golkar itu.
Selain itu, dirinya juga mengaku telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar agar mendorong percepatan pendanaan berupa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel
“Jadi kemarin kita sudah koordinasi, yang sebelumnya Dana BOS itu cair per 6 bulan, sekarang sudah per 3 bulan. Dan pencairannya juga langsung dari kementerian ke rekening sekolah masing-masing,” pungkas Nurhaldin. (*)
