0%
logo header
Kamis, 14 Juli 2022 12:17

Satu Tahun Kepemimpinan Andi Sudirman, Desa Sangat Tertinggal di Sulsel Turun dari 38 Jadi 11

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. (Istimewa)
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Jumlah Desa sangat tertinggal di Provinsi Sulawesi Selatan mengalami penurunan pada tahun 2022 ini. Jumlahnya kini tinggal 11 Desa.

Angka itu menurun dibanding setahun sebelumnya 38 Desa.

Adapun 11 Desa sangat tertinggal itu berada di tiga Kabupaten, Pinrang, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Antara lain Desa Basseanng, Desa Kariango, Desa Lembang, Mesakada, Desa Letta di Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang.

Selanjutnya Desa Sandana di Kecamatan Bittuang Tana Toraja.

Desa Simbuang Batutallu, Desa Baruppu Benteng Batu, Desa Baruppu Parodo, Desa Baruppu Utara, Desa Talimbang, dan Desa Sa’dan Ulusalu Kabupaten Toraja Utara.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Lakukan Groundbreaking Matano Belt Road, Hubungkan Luwu Timur dan Sulteng Lewat Darat

“Alhamdulillah satu tahun kepemimpinan Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman desa sangat tertinggal turun dari 38 desa jadi 11 desa,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel Muh. Saleh kepada wartawan di kantor Dinas PMD Provinsi Sulsel, Kota Makassar, Kamis (14/07/2022).

Saleh mengatakan, 11 Desa sangat tertinggal itu berdasarkan Surat Keputusan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Saleh mengatakan, penurunan 38 Desa sangat tertinggal jadi 11 Desa ditandai pembangunan infrastruktur dan peningkatan tingkat Pendapatan Masyarakat Desa sudah meningkat.

Baca Juga : Jelang Pergantian Tahun, Gubernur Sulsel Pimpin Apel Kesiapsiagaan dan Lepas Rombongan Pemudik Gratis

Menurutnya, capaian ini menunjukkan program pemberdayaan desa berjalan dengan baik dalam satu tahun ini.

“Kita bisa menaikkan Indeks Desa Membangun (IDM) kita di Sulsel. Program kegiatan yang untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa jalan dengan baik,” katanya.

“Sehingga pada pemerintahan Pak Gub mampu menekan desa tertinggal dan sangat tertinggal,” katanya.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Nataru dari Gubernur Sulsel Siapkan 7 Armada Bus Bagi 250 Penumpang, Ini Rutenya

Saleh mengungkapkan, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengambil peran mengintervensi pemerintah desa dan daerah dalam setahun ini.

Hal itu ditandai dengan penerapan Perda Nomor 9 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan desa dan ditindaklanjuti pergub nomor 7 tahun 2022 tentang program kegiatan Percepatan Pembangunan Desa.

“Kebijakan ini mendorong intervensi pembangunan di kawasan sangat tertinggal dan tertinggal,” katanya.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Nataru dari Gubernur Sulsel Siapkan 7 Armada Bus Bagi 250 Penumpang, Ini Rutenya

Ia juga berharap berkurangnya desa sangat tertinggal ini bisa berdampak pada Peningkatan Pendapatan Masyarakat dan Pertanian Masyarakat Desa. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646