REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Ketersediaan bahan pokok menjelang hingga selama Ramadan di wilayah Kabupaten Gowa dipastikan aman. Termasuk pada harga-harga sejumlah komoditas di pasar tradisional yang semua naik signifikan dipastikantidak mengalami lonjakan.
“Alhamdulillah sejauh ini harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Kabupaten Gowa aman-aman saja, kita pastikan juga akan aman selama Ramadan nanti,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Sekda Kabupaten Gowa Kamsina, Jumat (02/04/2021).
Untuk mengecek agar kebutuhan bahan pokok maupun harga tetap aman, pihaknya akan terus melakukan monitoring terhadap kebutuhan dan harga bahan pokok di seluruh pasar tradisional dengan melakukan operasi pasar.
Baca Juga : Jelang Ramadan 1442 Hijriah, Harga Bahan Pokok di Gowa Melonjak
“Dalam waktu dekat ini kita juga akan melakukan pertemuan dengan TPID Kabupaten Gowa untuk membahas hal tersebut,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa Andi Sura Suaib menyebutkan, sejauh ini secara keseluruhan sembilan kebutuhan pokok di Kabupaten Gowa masih aman.
Ia juga mengaku, hingga saat ini belum ada laporan terkait kekurangan kebutuhan bahan pokok, baik pada distributor maupun di pasar-pasar tradisional
Baca Juga : Jelang Ramadan 1442 Hijriah, Harga Bahan Pokok di Gowa Melonjak
“Untuk harga-harga yang masih tinggi itu cabai, yang lain masih normal. Kalau cuaca tidak terlalu banyak hujan, saya kira kebutuhan di Kabupaten Gowa normal. Kalaupun ada kenaikan mungkin tidak seberapa,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada Rapat Monitoring TPID Sulawesi Selatan. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, kondisi inflasi di Sulsel khususnya pada triwulan pertama di 2021 ini masih stabil.
“Di Sulsel inflasi kita di triwulan pertama ini justru lebih rendah dari tahun lalu. Sekarang kita 1,59 sedang di tahun lalu 1,7, itu di bulan yang sama. Artinya kita masih terkendali,” katanya.
Baca Juga : Jelang Ramadan 1442 Hijriah, Harga Bahan Pokok di Gowa Melonjak
Walaupun demikian, pihaknya akan terus melakukan pengecekan dan pemantau harga pada sejumlah kebutuhan pokok selama Ramadan. Dirinya berharap ini bisa tetap terkendali terutama jelang Ramadan.
“Masih terkendali, kita tinggal melihat lagi kedepan mudah-mudahan tidak ada masalah. Kita akan terus cek bagaimana keseimbangan. Ketika tim dibutuhkan kita akan berkoordinasi dengan BI dengan seluruh instansi vertikal lainnya,” tambahnya. (Rhany)
