REPUBLIKNEWS.CO.ID, ENDE — Seorang nelayan yang berasal dari Kecamatan Nangpanda, Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang di perairan Nangapanda, setelah kapal yang ditumpangi diterjang ombak saat berangkat melaut pada, Minggu (01/05/2022) sekitar pukul 15.30 Wita. Upaya pencarian saat ini terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dari Pos SAR Ende.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, I Putu Sudayana,S.E.M.AP selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam keterangannya mengungkapkan, bahwa kejadian itu berawal saat korban yang bernama Muhammad Kasiran dan seorang rekannya bernama Faisal (34) hendak melaut mencari ikan menggunakan sebuah perahu di sekitar perairan Nangapanda, Kabupaten Ende.
“Tiba-tiba karena gelombang tinggi, perahu terbalik, satu orang berhasil menyelamatkan diri dan satu orang dinyatakan hilang.” ungkap I Putu Sudayana.
Baca Juga : Satreskrim Polres Ende Serahkan Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Ambulance dan Mobil Pusling ke JPU
Lebih Lanjut Putu Sudayana mengatakan, informasi atas hilangnya korban itu diketahui melalui Unit Siaga SAR Ende, Senin (02/05) sekitar pukul 19.30 Wita.
“Pada Minggu (1/5) sekitar pukul 19.50 WITA, saya langsung memberangkatkan tim Rescue Unit Siaga SAR Ende yang berjumlah dua orang menggunakan mobil Rapid Land Unit Siaga SAR Ende guna melaksanakan koordinasi dengan keluarga dan potensi SAR yang berada di sekitar lokasi kejadian,” kata Putu Sudayana.
Putu menambahkan lagi, pada pukul 19.50 WITA, diberangkatkan lagi Tim Rescue Kantor SAR Maumere berjumlah 3 orang menuju lokasi kejadian dengan menggunakan Mobil Rapid Land SAR Kantosar SAR Maumere dilengkapi dengan peralatan SAR air guna memperkuat Pelaksanaan Operasi SAR.
Baca Juga : Operasi Pekat Turangga, Satnarkoba Polres Ende Amankan 1090 Liter Minuman Keras
Sementara itu, sejak Senin (02/05) pagi, tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap satu orang korban yang dilaporkan hilang.
“Hari ini merupakan pelaksanaan perasi SAR hari kedua, pelaksanaan telah dimulai dari pukul 06.00 WITA oleh Tim SAR Gabungan yaitu Tim Rescue Unit Siaga SAR Ende, Kansar Maumere, Polair Ende, TNI AL, BPBD Ende,” jelasnya.
Hingga sekitar pukul 10.30 WITA, korban masih belum ditemukan. Sudayana pun menambahkan, dirinya sudah berpesan kepada OSC (On Scene Coordinator) untuk melakukan koordinasi dan sinergi yang erat kepada seluruh Tim SAR Gabungan, serta mengingatkan timnya agar utamakan selalu safety.
Baca Juga : Kunker ke Polsek, Kapolres Ende NTT Ingatkan Kesiapan Anggota Jelang Pemilu 2024
“Mari kita semua berdoa kepada Tuhan Yang Maha Penyayang semoga korban segera ditemukan dan pelaksanaan operasi SAR berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, I Putu Sudayana. (*)
