REPUBLIKNEWS.CO.ID, MERAUKE – Seorang petugas kebersihan kota bernama Paulus Kabagaimu, menemukan mortir jenis roket atau bahan peledak jenis TNT dalam bungkusan plastik di selokan tepatnya pinggir Jalan TMP Merauke, Papua, Rabu (08/06/2022).
Bungkusan plastik berisi bahan peledak jenis TNT atau mortir jenis roket yang diduga sisa-sisa peninggalan Perang Dunia II yang terpendam di dalam parit. Penemuan bungkusan plastik berisi bahan peledak TNT atau mortir jenis roket itu ketika pekerja Kantor Dinas Infokom Kabupaten Merauke melaksanakan pembersihan jalan.
Paulus mengira jika bungkus plastik itu berisi sampah. Namun setelah ditarik ternyata berat. Lantaran penasaran dia kemudian membuka bungkusan plastik itu bersama pekerja lainnya. Ternyata di dalamnya berisi benda menyerupai mortir.
Baca Juga : Paslon Bisa Ajukan Gugatan ke MK, Pasca KPU Papua Selatan Umumkan Penetapan Suara Pilgub 2024
“Awalnya saya pikir pipa air pas lagi bersihkan parit di depan Kantor Dinas Kominfo, karena ada kantong plastik di situ sekalian saya tarik paksa kasih naik. Karena terasa berat saat ditarik, muncul rasa penasaran hingga akhirnya saya coba buka plastik itu bersama teman. Pas buka begini betul dia punya pangkal depan mirip mortir,” ungkap Paulus kepada wartawan.
Salah satu rekannya lalu menghubungi Pos Polisi di Pasar Wamanggu. Kapospol Aiptu Suprayogi bersama anggota lalu mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan barang tersebut.
“Ada masyarakat yang melaporkan ada barang tersebut ke pihak kepolisian. Langsung saya sebagai polisi di Pasar Wamanggu yang terdekat dengan TKP tersebut maka saya mendatangi TKP tersebut. Ternyata betul barang tersebut adalah bahan peledak,” kata Aiptu Suprayogi.
Baca Juga : Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 di Papua Selatan 78,12 Persen, Masih Tinggi Dibanding Nasional
Selanjutnya, Kepolisian Pasar Wamanggu kemudian menghubungi Unit Penjinak Bom (Jihandak) Batalyon D Pelopor Brimob Merauke. Unit Jihandak yang dipimpin oleh Iptu Slamet tiba di lokasi pukul 09.30 WIT dan langsung melakukan penetrasi di area sekitar tempat kejadian perkara.
Selanjutnya sekitar pukul 10.00 WIT Unit Jinbom mengamankan bahan peledak jenis TNT itu ke Mako Batalyon D Pelopor guna berkoordinasi dengan pimpinan dan akan dimusnahkan.
Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat Batalyon D Pelopor Brimob Merauke Iptu Slamet membenarkan bahwa benda yang ditemukan itu adalah mortir jenis roket dan merupakan bekas peninggalan perang dunia kedua.
Baca Juga : KPU Papua Selatan Umumkan Pemenang Pilgub 2024, Safanpo-Imadawa Raih Suara Tertinggi
“Setelah mendapat informasi kami langsung mendatangi lokasi dan sudah kami bawa dan diamankan. Mortir itu masih aktif sehingga kami amankan dan selanjutnya akan diurai dengan cara mendiskosal menggunakan alat piskopit,” jelasnya.
