REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI — Sepekan kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Kabupaten Sinjai (Kamis,30/07/2020) lalu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Sinjai absen merilis Informasi terkait perkembagan Covid-19 di Kabupaten yang mempunyai Sematan Panrita Kitta itu.
Diketahui status siaga bencana non-alam corona virus disease 2019 (Covid-19) masih melekat di Kabupaten Sinjai versi Pemprov Sulsel, pasalnya, Kabupaten yang diapit Kabupaten Bulukumba dan Bone itu
mencatat ratusan warganya terpapar Covid-19 yang dirawat di salah satu hotel Makassar dan Hotel Sinjai.
Salah seorang pemerhati masyarakat menyayangkan sikap Tim Gugus Kabupaten Sinjai yang diketuai Bupati Sinjai Andi Seto Asapa, yang absen memberikan perkembangan Covid-19 sebelum dan setelah kedatangan Mentan RI.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan
“Sangat disayangkan, pasalnya sebelum dan setelah kedatangan Mentan RI Gugus Tugas seolah menutupi perkembangan Covid-19, padahal, di mines 1-3 hari kedatangan Mentan RI di Sinjai, ada beberapa warga yang terkonfirmasi Positif, Seperti halnya di Kecamatan Pulau Sembilan, yang selama ini pertahanannya Kokoh, akhirnya tembus juga dengan adanya warga Desa Buhung Pitue yang terkonfirmasi positif Covid-19, mirisnya Gugus Tugas Absen dari perkembangan Covid-19 di Sinjai,” ungkap Arfah.
“Seyogyanya, Gugus tugas Sinjai, jika sudah di bubarkan, eloknya di Publis pembubarannya, jangan karna kedatangan pejabat negara, gugus tugas Sinjai seola bungkam dengan perkembangan Covid-19,” tambahnya.
Terlebih, dengan kehadiran Mentan RI, Kata Arfah,di Acara Panen Pedet 500 Ekor dan lelang sapi hasil IB serta pelantikan pengurus kwarcab Pramuka Sinjai, banyak warga maupun OPD menyalahi Protokol Kesehatan dan tidak menutup kemungkinan akan bertambahnya klaster baru yang diawali dari giat tersebut.
Baca Juga : Terima Penghargaan KIP, Pemkab Gowa Ciptakan Keterbukaan Pelayanan Informasi Publik
Ditempat berbeda,Asran Arif, juga mengritisi kegiatan Pemerintah Kabupaten Sinjai yang di hadiri mantan Gubernur Sulsel dua periode yang kini menjabata sebagai Mentan RI.
“Sangat miris melihat protokol Kesehatan covid 19 yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Sinjai, selain warga berkerumun tidak menjaga jarak dan sebagian tidak memakai masker, beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Sinjai juga tidak mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19, ironisnya dihadiri ketua gugus covid 19 Sinjai,” ucapnya.
Lanjutnya, ketika kita tarik ke garis pendidikan, sekolah dipaksa daring yang notabenenya tidak semua orang tua bisa membeli HP android dan Kouta internet denga dalih protokol covid 19.
Baca Juga : Indosat Berbagi Kasih: Anak-anak Nikmati Kehangatan dan Sukacita Natal
“Apakah aturan covid-19 tidak berlaku apabila yang berkunjung seorang Menteri atau Pejabat Negara sehingga pemerintah daerah Sinjai harus menjelaskan kepada masyarakat apakah Sinjai sudah bebas covid 19?,” ujarnya.
Kehadiran Mentan RI di Sinjai
Menyerahkan sejumlah bantuan kepada kelompok tani yang ada di Sinjai serta dirangkaiakan pelantikan Pengurus Kwarcab Pramuka Sinjai, kamis (31/07/2020) lalu.
Sementara, Melalui pesan Whats App, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, mengatakan gugus tugas Sinjai belum dibubarkan, adapun perkembangan di Update diWabsite Pemerintah Kabupaten Sinjai. Terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sinjai, Sabtu (01/08/20) malam mencatat 16 warga Sinjai yang terkonfirmasi Positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 13 orang merupakan Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas.
Baca Juga : Perkuat Penerapan K3, PLN UIP Sulawesi Lakukan Management Patrol di GI Punagaya
“Tidak ada yang ditutupi, swmua ter’update di Website pemerintah Sinjai. Bahkan, tadi malam (Sabtu), dari 97 Sampel yang di ambil 16 Positif, 13 diantaranya tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Samataring Sinjai Timur, Aska Sinjai Selatan, Mannanti dan Lappae kecamatan Tellulimpoe,” ungkap Irwan Suaib Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 Sinjai, Minggu Kemarin.
Adapun inisial nama dan alamat ke 16 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, yakni, AF (33) laki-laki, Kec. Tellulimpoe, AIM (28) perempuan, Kec. Sinjai Utara,BH (30) laki-laki, Kec. Tellulimpoe,DN (28) perempuan, Kec. Sinjai Utara,
FW (36) perempuan, Kec. Sinjai Selatan, FR (30) perempuan, Kec. Sinjai Utara, HD (28) laki-laki, Kec. Sinjai Selatan, HR (28) perempuan, Kec. Sinjai Timur, HY (25) laki-laki, Kec. Sinjai Selatan, ISM (36) perempuan, Kec. Tellulimpoe, JNT (24) perempuan, Kec. Sinjai Selatan, MAA (19) laki-laki, Kec. Sinjai Utara, MA (27) laki-laki, Kec. Sinjai Selatan, NM (18) laki-laki, Kec. Sinjai Utara,NHM (31) perempuan, Kec. Sinjai Utara,SD (31) laki-laki, Kec. Sinjai Utara.
Total pasien positif di Sinjai mencapai 172 orang, di mana 105 orang sembuh dan 67 orang masih dirawat.
Baca Juga : Perkuat Penerapan K3, PLN UIP Sulawesi Lakukan Management Patrol di GI Punagaya
Irwan Suaib juga mengatakan, dari setiap kasus positif Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sinjai terus melakukan tracking contact dan testing dalam upaya pencegahan penyebaran yang lebih luas. (Anto)
