0%
logo header
Selasa, 01 Maret 2022 12:54

Terpisah Dari Rekannya Saat Memancing Ikan, Nelayan di Tanah Laut Kalsel Ditemuan Tewas Mengapung

Redaksi
Editor : Redaksi
Proses Evakuasi Muslim, nelayan yang tewas tenggelam, Senin (31/02/2022). (Istimewa)
Proses Evakuasi Muslim, nelayan yang tewas tenggelam, Senin (31/02/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, TANAH LAUT — Nelayan yang dinyatakan hilang saat mencari ikan di Perairan Tanjung Selatan, Kecamatan Penyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, ditemukan meninggal dunia, Senin (28/02/2022).

Muslim, seorang nelayan sempat dikabarkan hilang setelah terpisah dari rekannya saat mencari ikan.

Setelah dilakukan pencarian oleh BPBD Tanah Laut bersama tim gabungan lainnya, Muslim ditemukan mengapung dan sudah meninggal dunia.

Baca Juga : Alasan Bupati Tanah Laut Larang Cak Imin Buka MTQ Internasional, Singgung Deklarasi Cawapres

“Sudah ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita dalam keadaan meninggal,” ucap Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto, melalui Kapolsek Panyipatan Iptu Subardi.

Pagi tadi dirinya bersama tim menyisir Pantai Batakan. Sedangkan kalangan nelayan menyisir di seputaran tempat aktivitas korban melaut yakni sekitar dua kilometer dari Tanjungsilat (ujung pantai Batakan).

“Ditemukan oleh warga mengapung di perairan masih di sekitar Tanjungsilat. Jaraknya sekitar lima kilometer dari lokasi aktivitas awal korban tenggelam,” papar Subardi.

Baca Juga : Pelaku Begal Pantat Wanita 20 Tahun di Tanah Laut Ditangkap Polisi

Menggunakan kapal nelayan, lanjutnya, jenazah korban langsung diangkat dan dibawa ke rumah duka di Kampung Tengah Batakan di lingkungan RT 7.

Selanjutnya, mayat korban dibawa Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Tanah Laut, Tim Relawan, TNI, Polri, Damkar dan lainnya ke rumah duka.

Menurut informasi dari keluarga dan rekannya sesama nelayan, Muslim bersama nelayan lainnya berangkat mencari ikan sekitar pukul 03.00 Wita ke Perairan Tanjung Selatan, Minggu (26/2/2022). 

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646