REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR — Sebuah akun Facebook atas nama Anhye telah memposting foto di Grup Forum Diskusi Takalar yang memperlihatkan tiga pemuda yang menjadi korban pembusuran.
Dalam captionnya, Akun Facebook milik Anhye itu menulis caption “Assalamu’alaikum, tabe yang punya anak laki-laki, maupun yg suka Nongkrong (Ngumpul- Ngumpul sampai tengah malam ) di Pinggir jalan poros maupun dalam kampung mohon kurangi dulu”.
Anhye juga menulis rentetan kejadian pembusuran itu, yakni Malam Kamis , Jam 2 malam di Desa Bontolanra, Malam Jumat di Desa Aeng Towa, dan Malam ini Sabtu di Desa Tamasaju.
Baca Juga : Tiga Warga Takalar Diserang Geng Motor, Satu Pelajar Kini Lumpuh Akibat Terkena Busur
Ketiga Desa yang tersebut, berada di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar.
Untuk memastikan kebenaran teror pembusuran tersebut, awak media mencari fakta dengan menghubungi Camat Galesong Utara.
Saat dikonfirmasi via telepon WhatApp, Camat Galesong Utara Amran Torada menuturkan jika hasil konfirmasinya ke Polsek Galesong Utara, pembusuran tersebut terjadi antara Kakak dan Adik di Desa Tamasaju.
Baca Juga : Pelaku Begal Karyawati Minimarket Belum Tertangkap, Warga Takalar Kembali Diresahkan Pembobol Rumah
“Hasil konfirmasi saya ke Polsek Galesong Utara, kejadian pembusuran itu terjadi di Desa Tamasaju antara Kakak dan Adik saling busur,” jelas Amran Torada Camat Galesong Utara, Jumat (28/01/2022) malam.
Kakak beradik ini, kata Amran, memang sering berselisih paham.
Untuk kejelasan kasus tersebut, dirinya masih melakukan kordinasi dengan Polsek Galesong Utara, termasuk mempertanyakan postingan Anhye yang mengatakan ada kejadian pembusuran tiga malam berturut-turut di wilayahnya.
